Breaking News:

Berita Kediri

Gerebek Kamar Kos, Satpol PP Kediri Temukan 5 Pasangan Bukan Suami Istri dan 5 Pelaku Pesta Miras

Satpol PP Kota Kediri menggerebek tempat kos di Kelurahan Semampir Gang 5 Kota Kediri, Jumat (7/8/2020).

Istimewa
Petugas mengangkut penghuni kos di Kelurahan Semampir yang terjaring razia ke Kantor Satpol-PP Kota Kediri, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri menggerebek tempat kos di Kelurahan Semampir Gang 5 Kota Kediri, Jumat (7/8/2020). 

Dari penggerebakan tersebut, diamankan 5 pasangan bukan suami istri, 5 pelaku pesta miras dan 2 orang wanita tanpa identitas.

Penggrebekan tempat kos ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat terkait rumah kos yang diduga menjadi wadah perbuatan mesum dan tindak asusila di Kelurahan Semampir Gang 5.

UPDATE CORONA di Ponorogo Jumat 7 Agustus 2020, 4 Pasien Sembuh, Kasus Positif Tambah 2 Orang

Upaya Tekan Angka Kematian Kasus Covid-19, Pemprov Jatim Distribusikan Alat HNFC ke RS Rujukan

TERKINI, Harga HP iPhone di Awal Agustus 2020, iPhone 12, iPhone 7, iPhone 8 hingga Iphone 11 Pro

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, selain menemukan 5 pasangan bukan suami istri ada di dalam kamar kos dengan pintu tertutup, juga diamankan 5 pelaku pesta miras.

"Ada dua perempuan dan tiga pria di dalam kamar kos dalam kondisi mabuk dan pintu tertutup serta dua orang wanita tanpa identitas. Total ada 18 orang yang diamankan," jelasnya.

Pesta miras itu berlangsung di salah satu kamar kos dalam kondisi gelap dan tertutup karena lampu dimatikan.

"Kami temukan barang bukti dua botol besar berisi miras oplosan," ungkapnya.

Dari penjelasan warga sekitar, tempat kos yang menyewakan 11 kamar milik Bu Sisca.

Informasinya penyewaan kamar kos, bisa sistem sewa per jam/harian Rp 60.000 dan bulanan Rp 450.000.

Petugas selanjutnya mengamankan 18 orang yang terjaring razia ke Kantor Satpol PP untuk pendataan dan pembinaan.

Selama Pandemi Covid-19, Masyarakat Tulungagung Memilih Investasikan Tabungannya dalam Bentuk Emas

Kecelakaan Mobil Tabrak Truk Polisi dan Ambulans Bawa Jenazah Covid-19 di Jember, Lima Orang Terluka

Angka Kematian Pasien Covid-19 Masih Tinggi di Malang, Sanusi Soroti Kedisiplinan Masyarakat

Ada dua orang perempuan yang ikut dibawa petugas karena tidak membawa identitas diri.

Saat ini petugas masih melakukan pendataan dan meminta keterangan dari ke 18 orang yang terjaring razia.

Petugas masih melakukan penyelidikan apakah pengelola tempat kos telah melakukan pelanggaran.

Nur Khamid menegaskan, kegiatan razia tempat kos pada saat pandemi Covid-19 bakal terus dilakukan secara berkesinambungan.

"Harapan kami bisa menekan kasus penyakit masyarakat," harapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved