Breaking News:

Gilang Bungkus Ditangkap

Pengakuan Gilang Bungkus Pelaku Fetish Kain Jarik Sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Pakai Selimut

Kapolrestabes Kapuas, AKBP Manang Soebeti mengungkapkan jika pelaku fetish kain jarik mengaku memang mengidap kelainan sejak kecil.

Kolase/IST/twitter/@yusril_kurzah dan @m_fikris
Gilang, Pelaku fetish kain jarik kini sedang dalam perjalanan ke Surabaya untuk dilakukan penyidikan. 

TRIBUNMADURA.COM,SURABAYA - Kapolrestabes Kapuas, AKBP Manang Soebeti mengungkapkan jika pelaku fetish kain jarik mengaku memang mengidap kelainan sejak kecil.

Diketahui, pelaku fetish kain jarik ditangkap pihak kepolisian di Kalimantan Tengah. 

Keberadaan pelaku fetish kain jarik  di Kalimantan Tengah sudah diketahui pada 2 Agustus 2020.

Pelaku pun diamankan tanpa perlawanan di rumah kerabatnya dan dibawa ke Mapolrestabes Kapuas pada tanggal 5 Agustus 2020 kemarin. 

Aksi Pasutri Kepergok Mencuri di Toko Sidoarjo, Nyaris Dihajar Warga, Awalnya Pura-pura Beli Beras

Wali Kota Risma Tinjau Progres Renovasi Stadion GBT Surabaya untuk Piala Dunia U-20 2021

Viral Ayah Mertua Menikah dengan Ibu Kandung, Besan Nikahi Besan: Suamiku Kini Jadi Kakak Tiriku

"Di Polres kita sempat interogasi yang bersangkutan," katanya, Jumat, (7/8/2020) saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. 

Maka dari hasil interogasi itulah diketahui bahwa sejak kecil, pelaku memiliki ketertarikan secara seksual terhadap orang yang terbungkus atau berselimut kain. 

"Memang dia sejak kecil merasa tertarik kalau ada orang yang dibungkus dan pakai selimut tertutup dari kepala sampai kaki," imbuhnya. 

Gerebek Kamar Kos, Satpol PP Kediri Temukan 5 Pasangan Bukan Suami Istri dan 5 Pelaku Pesta Miras

UPDATE CORONA di Ponorogo Jumat 7 Agustus 2020, 4 Pasien Sembuh, Kasus Positif Tambah 2 Orang

TERKINI, Harga HP iPhone di Awal Agustus 2020, iPhone 12, iPhone 7, iPhone 8 hingga Iphone 11 Pro

Sejak kuliah, lanjut Manang, pelaku mulai melakukan aksinya memperdaya atau mengarahkan teman-temannya membungkus diri sejak kuliah.

Ia ogah menjelaskan rinci soal itu karena Polres Kapuas hanya membantu mengamankan. 

"Orang tuanya juga tahu perilakunya sejak kuliah," pungkasnya. 

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved