Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Tujuh ASN di Pengadilan Negeri Surabaya Positif Covid-19, Pelayanan Hukum Ditunda Dua Pekan

Pengadilan Negeri Surabaya mengumumkan hasil rapid dan swab tes yang sudah digelar. Hasilnya, tujuh ASN di Pengadilan Negeri terkonfirmasi Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Gedung Pengadilan Negeri Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengumumkan hasil rapid dan swab tes yang sudah digelar.

Hasilnya, tujuh ASN di Pengadilan Negeri terkonfirmasi Covid-19.

Akibatnya, pelayanan hukum akan ditunda selama dua pekan ke depan.

Hal ini dinyatakan langsung oleh Jubir PN Surabaya, Martin Ginting.

Ditutupnya pelayanan ini setelah tujuh ASN terkonfirmasi Covid-19. 

Terduga Teroris Asal Surabaya Dibekuk Densus 88 di Malang, Tetangga Sebut Terduga Jarang Berbaur

TERKINI, Harga HP iPhone di Awal Agustus 2020, iPhone 12, iPhone 7, iPhone 8 hingga Iphone 11 Pro

Kronologi Wanita Bawa Uang Mainan Senilai Rp 1,3 Miliar, Sudah Tinggal di Hotel 14 Hari di Malang

"Kecuali pelayanan upaya hukum dan sidang perkara yang masa penahanan terdakwa tak bisa diperpanjang," ujar Ginting, Sabtu, (8/8/2020). 

Adapun kronologi dari Tujuh ASN yang terkonfirmasi positif COVID-19 setelah PN Surabaya menggelar rapid test terhadap 300-an ASN dan tenaga honorer setelah libur Idul Adha pekan lalu. 

Hasilnya, sebanyak sembilan pegawai hasil rapid testnya reaktif. Mereka langsung melakukan isolasi mandiri dan tes swab. 

Dari sembilan orang yang melakukan tes swab, hasilnya diketahui lima orang terkonfirmasi positif. 

"Kemarin sekitar jam 19.00 WIB telah diperoleh hasil bahwa terdapat lima orang yg dinyatakan positif terjangkit virus Covid 19," lanjutnya. 

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved