Breaking News:

Kasus Pembunuhan Warga Kangean

Pembunuhan Sadis Warga Pulau Kangean, Pelaku Tusuk Tubuh Korban, Berlatar Kisah Dendam karena Santet

Warga Pulau Kangean Sumenep dibunuh ileh dua tersangka. Dendam pelaku yang melatar belakangi dugaan kiriman santet yang dimiliki oleh korban.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Dua tersangka pembunuhan yang dilatarbelakangi santet warga Pulau Kangean Sumenep, As'ad Wahyudi (35) dan Rifa'ie (33) ini saat ditangkap oleh Tim gabungan Polsek Kangayan dan BKO Resmob Polrea Sumenep, Senin (10/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Warga Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep bernama Hasyim tewas bersimbah darah di atas kapal KM Jaya Abadi , Selasa (4/8/2020).

Di beberapa bagian tubuhnya, terdapat luka tusuk.

Tiga hari setelah kematian Hasyim, kasus pembunuhan tersebut pun terungkap pada Kamis,  (6/8/2020) pukul 20.00 WIB.

Hasyim tewas mengenaskan setelah ditusuk oleh dua tersangka pada hari Selasa (4/8/2020) pukul 19.00 WIB dan dilatar belakangi ilmu santet (ilmu hitam).

Kapolres Sumenep, AKBP Darman menceritakan kronologi pembunuhan terhadap korban Hasyim oleh dua pelaku dendam yang dilatar belakangi dugaan kiriman santet yang dimiliki oleh korban.

"Kasus ini berawal dari dendam pribadi, tersangka ini merasa keponakannya disihir oleh korban," kata AKBP Darman, Senin (10/8/2020).

Detik - detik menegangkan saat pembunuhan di dalam anjungan kapal KM Jaya Abadi di pelabuhan Desa Saobi, Kecamatan Kangayan atau pulau Kngean tersebut.

Tersangka awalnya meminta semua ABK kapal KM Jaya Abadi untuk turun dan korban posisi masih di dalam kapal.

"Di situlah eksekusi pembunuhan dilaksanakan dan korban statusnya ABK," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved