Breaking News:

Berita Nganjuk

Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Widas Nganjuk, Diduga Korban Terpeleset dan Tercebur

Mayat pria bernama Bari Cahyono ditemukan mengambang di Sungai Widas, Kabupaten Nganjuk, Kamis (14/8/2020).

Istimewa
Sejumlah warga bersama relawan serta Polisi mengevakuasi tubuh Sobari yang tewas tenggelam di Sungai Widas Nganjuk. 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Mayat pria bernama Bari Cahyono ditemukan mengambang di Sungai Widas, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/8/2020).

Pria berusia 28 tahun itu ditemukan pertama kali oleh seorang warga pencari rumput di tepi Sungai Widas.

Melihat ada sesosok mayat mengambang di air sungai, warga pencari rumput langsung memberitahukan ke warga lain dan melapor ke perangkat desa setempat.

Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK di Ponorogo Segera Dimulai, Siswa Wajib Bawa Surat Izin Orangtua

BREAKING NEWS - Mobil Rombongan Pengantin Masuk Jurang di Jalan Raya Dusun Orai Pamekasan

Uji Coba Sekolah Tatap Muka SMA/SMK di Kabupaten Sampang Madura Dimulai 18 Agustus 2020

Bari Cahyono adalah seorang warga yang berasal dari Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara menjelaskan, warga pencari rumput langsung memberitahukan ke warga lain dan melapor ke perangkat desa setempat.

"Perangkat Desa meneruskan laporan ke Polsek Patianrowo yang langsung mendatangi TKP sambil menunggu tim inafis Polres Nganjuk serta petugas medis," kata Iptu Rony Yunimantara, Kamis (14/8/2020).

Petugas kepolisian bersama tim relawan serta masyarakat mengevakuasi mayat dari sungai Widas. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap mayat, sejumlah warga mengenali mayat sebagai Bari Cahyono.

Hal itupun dipertegas oleh keterangan keluarga korban.

Petugas medis bersama tim inafis, menurut Rony, juga langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Dimana hasilnya tidak ditemukan adanya bekas luka penganiayaan. Namun ditemukan bekas luka terpeleset di kaki sebelah kiri korban.

"Dan disimpulkan sementara korban tenggelam hingga meninggal dunia setelah kakinya terpeleset terjebur ke sungai Widas," ucap Iptu Rony Yunimantara.

Polsek Proppo Pamekasan Ubah Mobil Patroli Jadi Wastafel Portable, Ajak Pengunjung Pasar Cuci Tangan

Risma Beri Wejangan kepada 500 Guru SD di Surabaya Utara di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Pesannya?

Pria Asal Surabaya Kepergok Curi Motor di Desa Randuboto Gresik, Dibogem Warga sampai Wajahnya Lebam

Berdasar keterangan pihak keluarga, tambah Rony Yunimantara, korban sempat meninggalkan rumah selama tiga hari tanpa diketahui kemana. Dan korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

"Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. Jenazahpun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," tutur Iptu Rony Yunimantara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved