Lebih dari 1,5 Juta Tenaga Kerja di Jawa Timur Dapat Bantuan Tambahan Gaji Rp 600 Ribu Per Bulannya

Ada 1.520.000 tenaga kerja di Jawa Timur tersebut akan mendapatkan tambahan gaji dari Presiden RI senilai Rp 600.000 per bulan.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Kadisnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagijo saat Ditemui di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jatim telah mengajukan sebanyak 1.520.000 tenaga kerja di Jawa Timur untuk bisa mendapatkan bantuan langsung tunai berupa tambahan gaji dari presiden.

Nantinya, 1.520.000 tenaga kerja di Jawa Timur tersebut akan mendapatkan tambahan gaji dari Presiden RI senilai Rp 600.000 per bulan.

Tenaga kerja yang mendapatkan tambahan gaji tersebut adalah tenaga kerja yang gajinya di bawah Rp 5 juta dan terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Wilayah Malang Raya Diguyur Hujan Beberapa Kali saat Memasuki Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Rumah Warga Kota Kediri Digerebek Sejumlah Polisi, Pemilik Ditangkap Karena Simpan Barang Bukti ini

Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke-75, Pemuda Desa Bungbaruh Pamekasan Gelar Khotmil Quran dan Talkshow

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan, nama-nama tenaga kerja sebanyak 1,52 juta tersebut telah disetorkan pada kementerian terkait.

"Pegawai kita yang ikut di BPJS Ketenagrakerjaan ada sebanyak 1,8 juta orang," kata Himawan Estu Bagijo, saat diwawancara di Grahadi, Selasa (18/8/2020).

"Kita diminta pusat lewat BPJS Ketenegakerjaan menyetorkan rekening pegawai sampai akhir Agustus," sambung dia.

Himawan Estu Bagijo mengaku, pihaknya sudah bekerja keras mengkoordinasikan bersama disnaker kabupaten kota dengan BPJS Ketenagrakerjaan.

Kata dia, koordinasi juga dilakukan bersama Apindo dan serikat pekerja untuk menyetor rekening itu ke pusat lewat BPJS dan Kemenaker.

"Sampai kemarin sudah 1.520.000 rekening tenaga kerja Jatim yang sudah kita setorkan," ungkap dia.

Mata Mayat Gadis Terbuka hingga Berkedip saat Dimandikan, Pelayat Kaget Tahu Jenazah Bisa Hidup Lagi

Pintu Kamar Kos Sopir Bus di Trenggalek ini Dibuka Paksa, Penghuni Ketahuan Nyaris Berbuat Dosa

"Ini sudah 80 persen dari total naker yang terdaftar BPJS Ketenagrakerjaan, tapi kita masih akan menambah karean target kita minimal 85 persen lah," imbuhnya.

Ia mengatakan, setidaknya, pada bulan September mendatang, para tenaga kerja yang sudah terdaftar itu akan mendapatkan pencairan.

Lebih lanjut Himawan menegaskan, 1,52 juta tenaga kerja Jatim sudah mendapatkan bantuan untuk tambahan gaji, maka akan ada tambahan penghasilan bagi mereka.

Bantuan itu, kata dia, juga akan menambah adanya perputaran uang di Jawa Timur karena ada kenaikan daya beli masyarakat.

Saat ini, kendala yang dihadapi adalah banyak tenaga kerja yang belum memiliki rekening.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved