Berita Gresik
Pintu Tak Terunci, Warga Lihat Pemilik Rumah Terkapar di Lantai, Sudah Berhari-Hari Meninggal
Warga Jalan Kapten Dulasim, Desa Kramatinggil Kecamatan Gresik geger dengan temuan mayat terpapar di lantai.
Penulis: Soegiyono | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Sesosok mayat ditemukan tergeletak di lantai rumahnya.
Diketahui, mayat tersebut diketahui sudah beberapa hari meninggal dunia.
Kondisi pintu rumah itu dalam keadaan tak terkunci.
Kini polisi sedang mengidentifikasi jenazah tersebut.
Warga Jalan Kapten Dulasim, Desa Kramatinggil Kecamatan Gresik geger dengan temuan mayat terpapar di lantai.
Terbongkarnya temuan mayat Aslikah (62), tersebut dari bau busuk yang diduga sudah beberapa hari, Sabtu (22/8/2020).
• BREAKING NEWS - Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin atau Cak Nur Meninggal
• Bacaan Sholawat Agar Mendapat Syafaat Nabi Muhammad SAW, Bisa Menjadi Amalan Sunnah yang Rutin
• Download Lagu MP3 Berbeza Kasta yang Dinyanyikan Thomas Arya, Lengkap Lirik dan Chord Gitar
Dari informasi yang dihimpun, tetangga korban akan memanggil Aslikah untuk menjemput suaminya yang sedang dirawat di RSUD Ibnu Sina untuk dibawa pulang.
Ternyata, pintu rumah korban tidak dikunci, sehingga tetangga korban bisa membuka pintu.
Terkejutnya, ketika tetangga melihat dalam rumah, terlihat jasat Aslikah sudah terkapar di lantai pintu kamar.
"Setelah itu, tetangga korban menghubungi warga dan menghubungi anak korban.
Selanjutnya, warga juga melaporkan ke Polsek Gresik Kota.
Anggota langsung datang ke tempat penemuan mayat bersama unit identifikasi Polres Gresik," kata Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetyanto.
Lebih lanjut Inggit mengatakan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perjara (TKP), jenazah dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan visum dan autopsi.
"Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan selama ini korban menderita sakit diabetes.
Selama suami korban opname di RSUD Ibnu Sina, korban tinggal sendirian di dalam rumahnya.
Sedangkan, anak-anaknya di rumah terpisah," katanya. (ugy/Sugiyono).