Berita Batu

Kunjungan Wisatawan saat Libur Panjang Melonjak, Okupansi Hotel di Kota Batu Naik sampai 100 Persen

Banyak wisatawan yang datang ke Kota Batu pada libur panjang dalam dua pekan terakhir.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Suasana Hotel Senyum di Jatim Park 3, Kota Batu. 

TRIBUNMADURA.COM, BATU – Selama dua pekan ini, Kota Batu mendapatkan banyak kunjungan wisatawan saat libur panjang.

Kunjungan wisatawan ke Kota Batu berdampak pada okupansi beberapa hotel naik.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, kenaikan okupansi bisa sampai 100 persen.

Anggota DPRD Sidoarjo Wajib Jalani Tes Swab, Dilarang Ikut Kegiatan Kedewanan Jika Tak Ikut Tes

Pria Palembang Ditangkap Polresta Malang Kota, Diduga Punya Senjata Api Ilegal

Sewa Kamar Kos di Kediri untuk Berbuat Mesum, 7 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Satpol PP

“Akhir pekan dan liburan panjang okupansinya naik. Bisa 80 persen hingga 100 persen,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Direktur PT Selecta tersebut, Minggu (23/8/2020).

Jumlah pengunjung yang memadati hotel merupakan setengah dari batas tertinggi sesuai peraturan sepanjang pandemi Covid-19 atau masa transisi adaptasi kebiasaan baru.

Kenaikkan itu pun diharapkan bisa mengimbangi biaya operasional penginapan.

Di tempat terpisah, Public Relation Hotel Kontena Winda Setyawati menerangkan, dari 150 kamar yang ada, hanya 74 kamar yang disewakan. Dari jumlah tersebut, semuanya penuh terisi oleh tamu.

“Karena bagaimanapun juga protokol kesehatan tetap kami terapkan. 50 persen kamar kami sudah habis,” terangnya.

General Manager Jambuluwuk Batu Resort & Convention Hall, Agil Ardiansyah juga mengungkapkan hal yang sama.

Cak Nur Plt Bupati Sidoarjo Meninggal Karena Covid-19, Semasa Hidupnya Dikenal Ramah dan Easy Going

Mengenal I Gede Swadiaya: Preman Penguasa Kuta, 20 Tahun Cari Ustaz Madura yang Kenalkan Islam

Okupansi di tempatnya juga sudah naik sejak Kamis lalu. Hal itu terjadi karena liburan panjang sepanjang dua pekan terakhir.

“Dari 30 villa yang ada, 18 yang kami jual dan semuanya sudah terisi dengan tamu. Kami membatasi kunjungan karena pandemi masih belum berakhir sehingga kami juga ingin turut serta memutus mata rantai penularan virus covid-19 tanpa menghancurkan sektor ekonomi di Kota Batu,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Sidiq menjelaskan menjelaskan target wisatawan ke Kota Batu dipatok mencapai 2 juta pengunjung hingga akhir tahun 2020 ini.

Target tersebut dinilai realistis di masa pandemi Covid-19. Sebelumnya, Pemerintah Kota Batu menargetkan 7 juta wisatawan di awal 2020 lalu.

Arief menjelaskan, sejak keran pariwisata dibuka pada Juli lalu, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu terus terjadi.

Angkanya terus naik seiring semakin banyaknya tempat wisata yang buka di Kota Batu.

“Ya memang target kami, bisa sampai 50 persen dari pengunjung normal. Tapi memang masih perlu dilakukan dukungan lebih lanjut," kata dia belum lama ini.

"Sektor wisata alam, cukup lumayan didatangi wisatawan. Kami harap minimal 2 juta sampai akhir tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Ketika hotel dan tempat wisata dibuka kembali, Pemkot Batu telah menyiapkan sarana dan prasarana termasuk edukasi protokol kesehatan.

Sejumlah promosi juga dilakukan untuk menarik wisatawan datang ke Kota Batu. (Benni Indo)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved