Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Satgas Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Tulungagung Mulai Bekerja Hari Ini

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung meluncurkan Satgas Protokol Kesehatan Covid-19, Selasa (25/8/2020).

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Forkopimda Tulungagung menyematkan rompi kepada Satgas penegakkan disiplin protokol kesehatan Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung meluncurkan Satgas Protokol Kesehatan Covid-19, Selasa (25/8/2020).

Satgas ini nantinya akan menindak warga yang dinilai pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Peluncuran Satgas ini untuk merespon Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Ratusan Peternak Ayam Demo di Depan Kantor DPRD Pamekasan, Keluhkan Harga Jual Ayam Pedaging Anjlok

Santri Pesantren di Sampang Diduga Dijebak Kasus Narkoba, Sang Pengasuh Sempat Amankan Oknum Polisi

Ponorogo Masuk Musim Kemarau, BPBD Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tahunan

Bupati Tulungagung juga telah mengeluarkan Perbup nomor 55 tahun 2020, untuk menjabarkan Inpres ini.

"Secara efektif Perbup mulai berlaku hari ini. Harapannya masyarakat kita sadar, protokol kesehatan ini penting untuk individu dan lingkungannya," ujar Maryoto.

Mereka yang melanggar akan mendapatkan berbagai sanksi.

Untuk perorangan sanksi yang diberikan berupa teguran lisan atau tertulis, dan kerja sosial.

Sedangkan untuk pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggungjawab tempat dan fasilitas umum, bisa dikenakan sanksi lebih berat.

"Pada tahap awal tetap diberikan teguran lisan atau tertulis. Jika masih melakukan pelanggaran, bisa sanksi penghentian sementara sampai pencabutan izin usaha," tegas Maryoto.

Dalam Perbup ini tidak diberlakukan sanksi berupa denda.

Sebab menurut Maryoto, sanksi dibuat agar tidak membebani ekonomi masyarakat.

Namun denda masih mungkin diberlakukan dalam evaluasi pelaksanaan ke depan.

"Evaluasi masih terus dilakukan selama pelaksanaan kerja Satgas ini. Ke depan mungkin saja diberlakukan denda," pungkas Maryoto.

Sementara Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, ada empat Satgas yang dibentuk.

Masing-masing Satgas Patroli, Satgas Pengawasan, Satgas Penegakkan Hukum serta Satgas Pembinaan dan Pendisiplinan Masyarakat.

Pencairan BLT Rp 600 Ribu Ditunda hingga Akhir Agustus, Berikut Syarat Karyawan Swasta Penerima BLT

Penyebab BLT Rp 600 Ribu Batal Cair Hari Ini, Berikut Jadwal Baru Distribusi Bantuan Subsidi Upah

BLT Rp 600 Ribu Ditunda hingga Akhir Agustus, Berikut Cara Cek Penerimanya di BPJS Ketenagakerjaan

Viral Video Balita Dicekoki Miras oleh Dua Pemuda hingga Sempoyongan dan Terjatuh, Pelaku Masih Syok

Satgas akan melakukan razia untuk menertibkan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada warga yang masih tidak memakai masker misalnya. Karena virus corona ini belum hilang dari Tulungagung," ujar AKBP Eva Guna Pandia.

Selain itu Kapolres juga mengingatkan, jam malam masih berlaku.

Jam malam ini membatasi kegiatan warga yang tidak punya kepentingan, agar tidak beraktivitas di luar rumah mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Sanksi pelanggar jam malam ini berupa kerja sosial, membersihkan fasilitas umum di Tulungagung.

Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved