Breaking News:

Calon Janda Muda Usia 19 Tahun Jadi Korban KDRT, Ajukan Gugatan Cerai, Akui Suami Masih Suka Main

Ibu dari satu orang anak ini mengaku sudah tak tahan lagi dengan perbuatan sang suami yang kerap kali melakukan kekerasan fisik.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Nurhalimah (19) warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang saat hendak mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Agama Indramayu, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Perceraian menjadi satu jalan terakhir untuk pasangan suami istri mengambil solusi dalam rumah tangga.

Ada banyak sekali penyebab perceraian, satu di antaranya adalah persoalan KDRT.

Seperti yang dialami oleh calon janda muda di Indramayu ini.

Ia mengaku tak tahan lagi dengan sikap suaminya.

Calon janda muda bernama Nurhalimah (19) warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu dari ratusan masyarakat Kabupaten Indramayu yang mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Agama Indramayu hari ini, Selasa (25/8/2020).

Kenapa Tubuh Manusia yang Mati Dikubur ke Dalam Tanah? Ternyata ini Alasan di Baliknya

Bikin Sperma Makin Subur, Sebaiknya Para Pria Hindari Kurang Tidur dan Gaya Hidup Berikut ini

Proses Pembusukan Tubuh Manusia setelah Dikubur, Darah Keluar dari Lubang Tubuh setelah 3 - 5 Hari

Ibu dari satu orang anak ini mengaku sudah tak tahan lagi dengan perbuatan sang suami yang kerap kali melakukan kekerasan fisik.

"Saya korban KDRT," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di dampingi keluarga.

Nurhalimah menceritakan, kekerasan fisik yang dialaminya itu sudah mulai ia rasakan sejak awal menikah pada tahun 2016.

Terakhir, suaminya itu melakukan kekerasan dengan cara memukul hingga membuat matanya harus dioperasi dan membuat memar hingga lebam di bagian sekitar kepala.

Padahal saat sebelum menikah, suaminya tersebut sangat baik.

Halaman
123
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved