Breaking News:

Madura United

Rahmad Darmawan Sebut Pemain Label Timnas Indonesia Tak Disiplin Jaga Makanan Adalah Penyakit Lama

Pemain berlabel Timnas Indonesia tidak disiplin dalam menjaga makanan bergizi merupakan masalah lama.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Rahmad Darmawan saat memberikan arahan pada pemainnya pada laga Madura United Vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Senin (9/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengungkap pengalamannya dengan makanan sehat.

Rahmad Darmawan mengatakan, pengalaman dengan makanan sehat didapatkannya saat ia menukangi Timnas Indonesia U-23.

Saat menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan mengaku, sering menemukan pemain berlabel Timnas Indonesia tidak disiplin dalam menjaga makanan.

Akun Instagram Arema FC Banjir Kritikan Karena Dinilai Tak Mbois, Manajemen Tanggapi Begini

Arema FC Jadi Tim Terakhir yang Dibela Oh In Kyun sebelum Putuskan Pensiun dari Dunia Sepak Bola

Madura United Belum Beri Izin Peminjaman Beto Goncalves ke Sriwijaya FC, Tunggu Keputusan RD

Menurut Rahmad Darmawan, pemain berlabel Timnas Indonesia tidak disiplin dalam menjaga makanan bergizi merupakan masalah lama.

"Sebetulnya kejadian ini penyakit lama," kata Rahmad Darmawan pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (26/8/2020).

"Di mana banyak pemain yang tidak bisa menahan rasa/keinginan/selera daripada dia mengutamakan kualitas nutrisi," sambung dia.

"Ketika saya memimpin Timnas SEA Games, itu juga terjadi," tambah dia.

Bahkan, itu terjadi saat pemain sedang dalam pemusatan latihan bersama timnas.

Padahal ia dan tim pelatih timnas kala itu sudah memberlakukan aturan makan bersama, tujuannya untuk mengontrol dan menghindari pemain dari makanan kurang bergizi.

Proses Pembusukan Tubuh Manusia setelah Dikubur, Darah Keluar dari Lubang Tubuh setelah 3 - 5 Hari

"Saat makan bersama mereka ikut, mereka makan. Tapi ada makannya yang sedikit," jelasnya.

"Kebetulan waktu itu kami tinggal di hotel Sultan, pas begitu selesai makan, saya ke parkir bawah mau ambil mobil," kata dia.

"Pas jalan ke luar, saya lihat pemain-pemain pesen mie ayam di kantin," tambah RD.

Padahal, RD meyakini, makanan tidak kurang bergizi bagi atlet sangat mempengaruhi performa pemain di dalam lapangan, terutama dari sisi kebugaran fisik.

"Karena kaitannya dengan reproduksi serabut-serabut otot, sirkulasi darah, jadi semua berkaitan dengan yang dikonsumsi, itu sesuatu yang wajib untuk seorang atlet," tegas RD.

"Dan itu memang problem klasik dari dulu, dimana rasa itu mengalahkan kualitas (nutrisi)," pungkasnya (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved