Breaking News:

Virus Corona di Kediri

TKW Asal Kediri Meninggal di RS Sultan Ismail, Keluarga Tulis Surat Minta Dimakamkan di Malaysia

TKW bernama Kristinawati meninggal di Malaysia. Pihak keluarga menulis surat pernyataan meminta almarhumah Kristinawati untuk dimakamkan di Malaysia.

ISTIMEWA
Almarhum Kristinawati sewaktu masih dirawat di Rumah Sakit Sultan Ismail Johor Bahru Malaysia. 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Kristinawati (55) asal Kelurahan Betet, Kota Kediri dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Sultan Ismail Johor Bahru Malaysia.

Namun ironisnya, keluarganya di Kota Kediri tidak meminta jenazah almarhumah yang meninggal pada 25 Agustus 2020 itu untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

Pihak keluarga malah menulis surat pernyataan meminta almarhumah Kristinawati untuk dimakamkan di Malaysia.

Surat itu dibuat oleh Rudi Heriyanto anak dari almarhum Kristinawati serta Suwandi, kakak kandung almarhum.

Kisah Polisi Kendarai Kuda Sosialisasi Protokol Kesehatan di Madiun, Hukum Warga Tak Pakai Masker

Terlihat Semakin Kompak, Intip Potret Kedekatan Rizky Billar dan Lesty Kejora yang Bikin Baper

Bacaan Niat Puasa Tasua 9 Muharram Dilaksanakan Jumat 28 Agustus 2020, Lengkap Bahasa Arab dan Latin

Pada surat pernyataan bermeterai itu anak dan kakak kandung almarhum meminta agar almarhum untuk dapatnya dimakamkan di Malaysia.

Surat pernyataan tertanggal 26 Agustus 2020 selain ditandatangani anak dan kakak kandung almarhum juga diketahui perangkat Kelurahan Betet.

Keputusan keluarga Kristinawati di Kediri disesalkan sejumlah pegiat sosial buruh migran. Karena keputusan itu seperti menelantarkan anggota keluarga yang meninggal di perantauan.

"Semestinya jika pihak anak-anak almarhum dan keluarganya tidak memiliki biaya bisa berkoordinasi dan meminta bantuan KJRI di Malaysia," ungkap Budi Santoso, salah satu pegiat buruh migran kepada Surya, Kamis (27/8/2020).

Karena dari data yang di terima, Kristinawati sudah lama merantau menjadi TKW di Malaysia untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang ada di kampung halamannya.

Terakhir almarhum bekerja sebagai juru masak di rumah makan.

Sementara Arif Witanto, pegiat sosial lainnya menyebutkan, sejumlah elemen di Kediri sebelumnya berencana menggelar aksi peduli bagi Kristinawati.

UPDATE CORONA di Indonesia Kamis 27 Agustus, Total Kini 162.884, Jawa Timur 367 Kasus Covid-19 Baru

Kabupaten Bangkalan Kembali Masuk Zona Oranye Covid-19, Tambah 10 Kasus Positif Dalam Enam Hari

Kantor KPU Kabupaten Bangkalan Ditutup Selama Dua Minggu akibat Satu Staf Positif Covid-19

Malahan saat almarhum masih dirawat di rumah sakit berencana menggalang aksi solidaritas untuk pemulangan Kristinawati. Namun rencana belum terealisasi, keburu almarhum meninggal.

Sementara terkait dengan keputusan pihak keluarga almarhum yang meminta untuk dimakamkan di Malaysia sepenuhnya merupakan keputusan keluarganya.

"Sebenarnya teman-teman berencana menggelar aksi sosial untuk pemulangan TKW asal Kota Kediri yang dirawat di rumah sakit Malaysia," jelasnya.

Kepala Kelurahan Betet Suyono saat dikonfirmasi Surya membenarkan ada salah satu warganya yang menjadi TKW telah meninggal karena sakit di Malaysia.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved