Breaking News:

Pilkada Surabaya

PDI Perjuangan Belum Umumkan Rekom untuk Pilkada Surabaya, Pengamat: Bagian dari Strategi Politik

Keadaan ini dinilai dapat membuat langkah politik PDI Perjuangan masih membuat banyak pihak penasaran.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Tri Rismaharini, memimpin langsung pelantikan Pengurus Anak-Anak Ranting PDIP, Minggu (16/2/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PDI Perjuangan belum juga mengumumkan rekomendasi untuk Pilkada Surabaya 2020.

Hingga pengumuman rekomendasi PDI Perjuangan tahap IV, nama pasangan yang diusung sebagai bakal calon pengganti Tri Rismaharini pun belum juga diturunkan.

Padahal, pendaftaran pasangan calon Pilkada Surabaya 2020 di KPU sudah tinggal beberapa hari lagi.

Hari ini PDI Perjuangan Umumkan Rekomendasi Paslon untuk 62 Pilkada, Bagaimana dengan Jawa Timur?

Pamekasan Bakal Dimekarkan Jadi 2 Kabupaten Demi Terwujudnya Provinsi Madura, Ini Alasan di Baliknya

Persiapan Pembentukan Provinsi Madura, Pamekasan Bakal Dimekarkan Jadi Dua Kabupaten, Ini Detailnya

Sebagaimana jadwal tahapan, pendaftaran pasangan calon Pilkada Surabaya 2020 bakal dimulai pada 4 September mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya, Agus Machfud Fauzi mengatakan, keadaan ini membuat langkah politik PDI Perjuangan masih membuat banyak pihak penasaran.

"PDIP beberapa kali membuat keputusan diakhir supaya semua perhatian kepada PDIP," kata dia, Jumat (28/8/2020).

Meski sudah ditegaskan DPP bahwa nama yang akan diusung sudah dikantongi, namun dengan mengulur waktu pengumuman, kata dia, bisa membuat publik bertanya-tanya.

Keadaan itu bisa tetap membuat PDI Perjuangan menjadi episentrum isu politik di Kota Surabaya.

Dengan strategi politik seperti itu, kata dia, juga bakal menguntungkan PDI Perjuangan dari sisi politis.

Tanda-Tanda Kematian yang Bisa Terjadi pada Manusia, Tidur Lebih Lama hingga Suka Menyendiri

Drama Penggerebekan Tersangka Penggelapan Mobil di Lumajang, Acungkan Senjata Pusaka hingga Didor

Misalnya, semua figur yang berkeinginan maju terus melakukan sosialisasi dan branding yang hal itu juga berpengaruh pada kebesaran nama partai.

"Agar semua komponen yg mencalonkan diri untuk melakukan publikasi dan branding, semuanya kembali ke kebesaran PDIP," ujarnya.

Namun terlepas dari itu semua, rekam jejak partai berlambang kepala banteng moncong putih di Surabaya itu memang moncer.

Terlebih lagi, di Kota Surabaya selama ini dikenal sebagai basis suara.

Apalagi, figur yang diusung sebelumnya yaitu Tri Rismaharini terbilang sukses menjadi kepala daerah.

Risma Tak Malu Jualan Batik di Kedai Sederhana usai Purna Tugas Wali Kota Surabaya Gak Usah Gengsi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved