Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar, Wali Kota Madiun Tabuh Genderang Perang Melawan Covid-19

Wali Kota Madiun, Maidi menabuh genderang perang melawan Covid-19. Penyemprotan disinfektan dalam skala besar kembali dilakukan.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Humas Pemkot Madiun
Wali Kota Madiun, Maidi 

Ia menuturkan, ada beberapa sanksi bagi warga di Kota Madiun yang tidak mengenakan masker. Di antaranya, membagikan masker atau hand sanitizer, kerja sosial membersihkan fasikitas umum atau melakukan penyemprotan disinfektan.

"Kami siapkan alat penyemprot, dia harus menyemprot satu kilometer , tidak peduli dia itu naik sepeda motor, naik mobil, tukang becak, yang melanggar, harus nyemprot satu kilometer dulu baru bisa lepas," kata Maidi.

Ia mengatakan, sanksi dalam perwali tersebut, kata Maidi, selain bertujuan untuk membuat jera namun juga mengedukasi dan membantu pencegahan Covid-19.

"Ini salah satu upaya pencegahan, kalau ada orang lupa masuk ke sini, silahkan beli masker, bagikan langsung. Sanski ini sanksi yang ikut ngerem Covid-19. Bukan sanksi yang macam-macam. Karena ini kan tujuannya pencegahan Covid-19," ujarnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Madiun sudah mencapai angka 70 secara keseluruhan. 43 di antaranya sudah sembuh.

Selain penyemprotan disinfektan dan pembagian masker, Pemkot Madiun juga berupaya meningkatkan imunitas masyarakat, di antaranya sayur, telur, dan susu.

‘’Protokol kesehatan terus ditingkatkan, penyemprotan digalakkan kembali, dan imunitas semakin diperkuat,’’ imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved