Persik Kediri

Dua Pekan Jadi Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono Ingin Tularkan Ilmu Transisi Pola Penyerangan

Setelah dua pekan melatih, Budi Sudarsono ingin menularkan ilmu dalam transisi pola penyerangan.

TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Budi Sudarsono Pelatih Persik Kediri Saat Memimpin Latihan di Stadion Brawijaya Kediri. 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Setelah dua pekan melatih, Budi Sudarsono ingin menularkan ilmu dalam transisi pola penyerangan.

Budi Sudarsono sebagai mantan striker ganas di Timnas Indonesia tidak hanya ingin fokus benahi fisiknya dalam memasuki pekan ketiga pasca latihan perdana.

Menurut Pelatih Persik Kediri ini, transisi pola penyerangan bagi skuat tim berjuluk Macan Putih ini dinilai masih kurang.

Kabupaten Sampang Beralih ke Zona Kuning, Sejumlah Pantai dan Tempat Wisata Masih Ditutup

Jelang Lanjutan Liga 1 2020, Arema FC Agendakan Training Center dan Refreshing di Pantai Balekambang

Lima Orang Tewas Dalam Insiden Kebakaran Toko Elektronik di Jalan Kranggan Kawasan Pasar Blauran

Hal ini telah diamati Budi Sudarsono dari beberapa ulasan pertandingan Persik Kediri yang telah dijalani sebelumnya.

"Kita ingin benahi transisi dari tengah ke depan supaya lebih efektif," ujar Budi Sudarsono.

Melanjutkan Budi mengatakan saat dilakukan penyerangan dan bola sudah dikuasai melewati garis tengah daerah lawan, namun para pemain nampak kebingungan harus melakukan apa.

"Bola pun terkadang hilang sia-sia dikarenakan salah umpan yang disebabkan oleh faktor kebingungan tadi. Maka dari itu, ini akan kita asah lebih baik lagi. Saya yakin, disisa kurun waktu ini kita mampu benahi itu. Kita buat visi bermain tim menjadi lebih jelas," kata Si Piton Julukan Budi Sudarsono saat menjadi Pemain Timnas.

Hendak Membeli Sayur, Wanita di Malang Kaget Honda Beat Hilang saat Diparkir di Gang Depan Rumah

Bersama Penyintas Covid-19, Gubernur Khofifah Bersepeda Sembari Bagikan Masker di Kota Mojokerto

BREAKING NEWS - Toko Elektronik di Jalan Kranggan Kawasan Pasar Blauran Terbakar, Empat Orang Tewas

Sedangkan saat aliran bola dari belakang ke tengah menurut Budi Sudarsono sudah bagus.
"Aliran bola dari belakang ke tengah sudah bagus, tinggal masalah tengah ke depan saja untuk penyelesaian akhir, jadi bukan semata-mata ball position kita kuasai tapi ternyata kita sulit untuk membuat gol," terang Budi Pelatih Kelahiran Kediri Jawa Timur.

Budi Sudarsono juga menjelaskan bahwa kompetisi kali ini hanya dijadikan sebagai ajang pembentukan pemain di kompetisi 2021 mendatang, namun pelatih berusia 40 tahun tersebut menargetkan jika skuat berjuluk Macan Putih dapat finish di papan atas.
"Kalau wacana kita di 2021 berada di papan atas. Berarti kita di tahun ini gak boleh jauh-jauh dari target tersebut. Kalau di tahun ini saja kita naruhnya berada di bawah. Jadikan untuk memenuhi target di 2021 pastinya akan berat. Begitu juga dengan melakukan sejumlah pembenahan di dalamnya," tambah Budi Sudarsono.

Si Piton julukan Budi Sudarsono saat membela Timnas Indonesia ini menjelaskan bahwa meski di kubu Persik Kediri banyak di huni oleh pemain muda, namun dirinya yakin dengan potensi yang dimiliki oleh mereka.

Annisa Pohan Unggah Foto Lawas dengan Justin Bieber saat Konser di Indonesia: Bieber Fever From 2011

BREAKING NEWS - Mobil Toyota Disambar KA Matarmaja di Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Kota Blitar

Toyota Calya Tertabrak KA Matarmaja, Perlintasan Tanpa Palang di Jalan Kolonel Sugiono Blitar Eror

"Meski muda, mereka sangatlah berpotensi. Terlebih mereka adalah putra daerah, saya turut bangga kepada mereka dan percaya, jika mereka mampu menunjukkan kemampuan di kompetisi ini," ucap Budi Sudarsono.

Diketahui akibat pandemi corona melanda tanah air yang membuat kompetisi sepakbola sempat terhenti sementara waktu baik kompetisi liga internasional maupun nasional seperti di Indonesia sendiri.

Akan tetapi seiring mulai membaiknya kondisi negara dari dampak Covid-19 hingga adanya kepentingan penyelenggaraan piala dunia yang digelar di Indonesia pada 2021.

Membuat induk sepakbola Indonesia PSSI memutuskan untuk menggelar kembali kompetisi yang disepakati akan kembali digelar pada 1 Oktober 2020.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved