Breaking News:

Berita Pamekasan

Mengenal Hasan Basri, Sosok di Balik Pembangunan Wisata Boekit Tinggi hingga Puncak Ratu Pamekasan

Hasan Basri merupakan penggagas Wisata Boekit Tinggi Sumenep hingga Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Hasan Basri - Mengenal Hasan Basri, Sosok di Balik Pembangunan Wisata Boekit Tinggi hingga Puncak Ratu Pamekasan 

Pria yang saat ini baru menginjak usia 35 tahun itu dalam membangun desa wisata miliknya, hanya memanfaatkan lahan tidak produktif yang diubah jadi lahan yang memberikan manfaat untuk masyarakat banyak.

Tempat Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan, Madura sebelum ditutup.
Tempat Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan, Madura sebelum ditutup. (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)

Drakor Do You Like Brahms Dibintangi Kim Min Jae Tayang Malam Nanti, Ini Sinopsis Drama Koreanya

Nyalip Kendaraan dari Lajur Kiri, Pemuda Surabaya Tewas setelah Tubuhnya Terlindas Truk Kontainer

"Saya awalnya membangun desa wisata dimulai dari desa saya sendiri, yang saya beri nama Wisata Boekit Tinggi Sumenep," kata Hasan Basri kepada TribunMadura.com.

Pria yang hanya lulusan SDN Daramista 1 Sumenep ini mengaku mulai merintis dan menggagas sejumlah desa wisata tersebut sejak tahun 2015.

Kala itu, niat Hasan Basri hanya ingin mengajak generasi muda yang ada di desanya untuk berkreasi bersama.

Namun tak disangka, usahanya selama lima tahun membuahkan hasil yang maksimal.

Lima Desa Wisata yang sudah digagasnya, banyak menarik minat wisawatan untuk berkunjung dan bisa dikategorikan sebagai tempat wisata hits di Pulau Madura yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.

Menurut pria yang akrab disapa Basri ini, banyaknya desa wisata yang saat ini mulai banyak berhasil menarik wisatawan, menjadi salah satu jalan membangun Indonesia menuju kesejahteraan.

Suasana wisata Puncak Ratu yang berada di Desa Tebul Barat, Kecamatan Pagentenan, Kabupaten Pamekasan.
Suasana wisata Puncak Ratu yang berada di Desa Tebul Barat, Kecamatan Pagentenan, Kabupaten Pamekasan. (Humas Disparbud Pamekasan)

Sinopsis Lengkap Drakor Missing The Other Side, Misteri Desa Tempat Berkumpul Para Arwah yang Hilang

Sensus Penduduk Digelar Door to Door, Bupati Pamekasan Berharap Petugas Dapat Data Akurat dan Valid

Kata dia, hadirnya desa wisata yang berhasil secara tidak langsung dapat mengurangi angka pengangguran, menekan angka urbanisasi, melestarikan lingkungan dan budaya.

Selain itu, juga memastikan masyarakat desa mengakses pendidikan yang lebih baik dan berkesempatan mendapat pekerjaan di kampung halaman.

"Pekerjaan dan misi terberat dalam membangun desa wisata adalah memastikan keberlanjutannya," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved