Berita Pamekasan
Himpunan Lora Madura Dukung Pembangunan di Pamekasan, Sebut Demi Kesejahteraan Masyarakat
Banyaknya pembangunan di Kabupaten Pamekasan dinilai akan memberikan dampak kesejahteraan terhadap masyarakat.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Himpunan Lora Madura (Hilma) melakukan audiensi dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di aula Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Rabu (2/9/2020).
Audiensi ini membahas perihal pembangunan umum di Kabupaten Pamekasan yang kerap menimbulkan polemik.
Ketua Hilma, Lora Jakfar Sodiq Fauzi mengaku, memberikan dukungan terhadap semua pembangunan umum yang akan dibangun di Kabupaten Pamekasan.
• Mengenal Hasan Basri, Sosok di Balik Pembangunan Wisata Boekit Tinggi hingga Puncak Ratu Pamekasan
• Sekolah di Delapan Kecamatan di Pamekasan Bisa Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya
Menurut dia, banyaknya pembangunan di Kabupaten Pamekasan akan memberikan dampak kesejahteraan terhadap masyarakat.
"Hal ini yang masih banyak kurang dipahami bahwa pembangunan itu bagian dari perintah Allah," kata Lora Jakfar Sodiq Fauzi saat diwawancarai sejumlah media usai melakukan audiensi.
Menurut Lora Jakfar, misal pembangunan di Pamekasan tersendat, maka kemakmuran tidak akan bisa terwujud.
Lalu, ketika kemakmuran sudah tidak bisa terwujud, maka peningkatan agama Islam akan terganggu.
"Agama Islam itu bisa dijunjung tinggi dengan kemakmuran di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Kata Lora Jakfar, para Lora Madura menyikapi berdirinya setiap pembangunan yang dibangun di Pamekasan harus diwujudkan.
Namun mirisnya, sebagian kalangan masih ada yang memandang hadirnya pembangunan di Pamekasan sebagai bagian dari ajang kemaksiatan.
"Kita mendukung setiap pembangunan yang menunjang kemakmuran dan kesejahteraan di Pamekasan," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengungkapkan, tiga poin yang disampaikan oleh Hilma dalam audiensi dengan pihaknya kali ini.
Pertama, Hilma mendorong pembangunan yang mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Pamekasan dengan berpondasikan kebudayaan dan ajaran Agama.
Kedua, Hilma meminta kepada pemerintah untuk melakukan edukasi dan pencegahan terhadap narkoba serta memfasilitasi rehabilitasi pecandu narkoba.
Ketiga, Hilma mendorong kesehatan, dan keadilan pembangunan yang merata di Kabupaten Pamekasan.
"Sejuk hati ini, pikiran kami, atas tausiyah dan bimbingan yang disampaikan oleh Hilma kami merasa bahagia," kata Baddrut Tamam.
Bupati yang akrab disapa Ra Baddrut ini berharap doa dan bimbingan dari Hilma bisa menjadi komitmen Pemkab Pamekasan untuk terus semakin memupuk kinerja dengan kebaikan.
Menurut dia, sukses tidaknya pembangunan di Pamekasan ini bergantung dari komitmen pemimpinnya, dan adanya dukungan dari semua apartur yang mau bekerja cepat serta profesional.
Tak hanya itu, kata dia pembangunan di Pamekasan bisa berkembang dan maju bila ada dukungan dan partisipasi dari masyarakat.
"Harapan terpendam dari masyarakat secara umum di Pamekasan dan Madura, ada pembangunan yang berkeadilan, memakmurkan dan mensejahterakan serta bisa menenangkan dan membuat situasi tenang itulah yang diharapkan Hilma," tutupnya.