Breaking News:

Berita Internasional

Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Bayi Pasangan ini Ditawar Rumah Sakit di India Rp 20 Juta

Pasangan di India mengklaim diminta rumah sakit untuk menjual bayi karena tidak punya uang sebesar Rp 7 juta.

Shutterstock.com
Ilustrasi bayi 

TRIBUNMADURA.COM - Biaya persalinan yang tak mampu dibayar, membuat pasangan ini terpaksa menjual bayi yang baru saja dilahirkan.

Bayi itu ditawar oleh pihak rumah sakit sebesar Rp 20 juta.

Pasangan yang tak memiliki uang untuk membayar biaya persalinan terpaksa merelakan anak mereka.

Kini, pasangan itu berharap bisa mendapatkan kembali bayi mereka.

Pasangan di India mengklaim diminta rumah sakit untuk menjual bayi karena tidak punya uang sebesar Rp 7 juta.

Beredar Foto Rizky Billar Bertemu dengan Ayah Kandung dan Ajak Lesti Kejora, Ini Respon Si Pedangdut

Harga Oppo di Awal September 2020, Mulai Oppo A1K, Oppo A9, Oppo Reno Hingga Oppo A92

Resmi, PDI Perjuangan Usung Kelana Aprilianto - Dwi Astutik Maju pada Pilkada Sidoarjo 2020

Shiv Charan dan istrinya, Babita, berutang 35.000 rupee (Rp 7 juta) setelah sang istri melahirkan secara caesar di rumah sakit Agra.

Karena mereka tak punya uang sebesar itu, mengingat pekerjaan Shiv adalah penarik becak, maka mereka diminta rumah sakit menjual bayi mereka.

Berdasarkan klaim mereka yang diberitakan Times of India, pihak rumah sakit bersedia "membeli" anak mereka 100.000 rupee (Rp 20,2 juta).

Manajer Seema Gupta kemudian mengklairifikasi dengan menyatakan, pasangan itu "menyerahkan" anak mereka untuk diadopsi, dengan keduanya sudah meneken kesepakatan.

Sebelum Babita melahirkan, suami istri itu disebut sudah mempunyai lima anak, dengan penghasilan Shiv sebagai penarik becak hanyalah 100 rupee (Rp 20.000) per hari.

Halaman
12
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved