Breaking News:

Perawat Pamekasan Gugur Akibat Covid

BREAKING NEWS - Satu Perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Akibat Covid-19

Perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan meninggal dunia akibat terpapar virus corona Covid-19.

YOUTUBE/Paper Crafts-Art
ilustrasi - BREAKING NEWS - Perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Akibat Covid-19 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Nufia Anggreini menambah panjang daftar tenaga medis yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona Covid-19.

Perawat yang bertugas di Kabupaten Pamekasan itu meninggal pada Minggu (6/9/2020).

Gugurnya perawat berusia usia 39 tahun ini menjadikan jumlah perawat di Jawa Timur yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 25 orang.

Jeritan Hati Seorang Ibu Minta Keadilan untuk Pelaku Kasus Pemerkosaan Anaknya, 7 Bulan Menunggu

Wilayah Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diklaim Makin Berkurang, Bantuan Air Bersih Mulai Dikirim

BREAKING NEWS - Mahasiswa Gelar Demo di Depan Kantor Pemkab Sumenep Terkait Tambak Udang Ilegal

Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim, Prof Nursalam menyebut, per 7 September 2020, jumlah perawat di Jatwa Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 822 orang.

"Yang meninggal ada 25, Surabaya 9 orang, Sidoarjo 3 orang, Tuban 2 orang," kata dia dikonfirmasi SURYA.CO.ID ( grup TribunMadura.com ),  Senin (7/9/2020).

"Bojonegoro 2 orang, Kota Malang 1 orang, Sampang 1 orang, Kota Probolinggo 1 orang, Bangkalan 1 orang," sambung dia.

"Lalu, Gresik 1 orang, Kabupaten Pasuruan 1 orang, Kabupaten Malang 1 orang, Sumenep 1 orang dan Pamekasan 1 orang," lanjutnya.

Dari 25 perawat tersebut, kata dia, semuanya telah mendapat santunan DPW PPNI Jatim.

Pamit Ngarit Rumput ke Sawah, Pria di Bluto Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua dengan Luka

Penambahan Lembaga Sekolah di Sampang yang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Ini Kata Disdik

Namun, santunan dari Kemenkes dan DPP PPNI baru pada 12 orang 

Lebih lanjut, Nursalam mengungkapkan, Nufia merupakan salah satu perawat yang bertugas melayani pasien Covid-19 di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan.

"Ada komorbid. Keluhan panas, batuk, pilek sejak satu minggu yang lalu. Sesak, lemas," jelasnya.

Nufia merupakan warga Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan.

Perawat Nufia juga lulusan S1 Keperawatan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Ada dua yang meninggal terpapar Covid-19 di Pamekasan," ucap dia.

"Pertama pensiunan dan tidak sedang melayani pasien, kedua almarhum Nufia yang melayani pasien Covid-19," pungkasnya.

Pria dengan Wajah Babak Belur Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Kediri, Dievakuasi Satpol PP

Kaki Manusia Muncul dari Gundukan Tanah di Bawah Ranjang Lansia, Warga Kaget Ada Mayat Terkubur

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved