Breaking News:

Berita Sumenep

2 Pria Sumenep Ditangkap Polisi Seusai Transaksi Sabu di Kecamatan Lenteng, Jadi Pengedar & Pemakai

Satresnarkoba Polres Sumenep menangkap dua pria asal Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (8/9/2020) pukul 20.00 WIB.

Istimewa/TribunMadura.com
Barang bukti narkotika jenis sabu dari dua tersangka warga Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep ini diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep, Selasa (8/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Satresnarkoba Polres Sumenep menangkap dua pria asal Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (8/9/2020) pukul 20.00 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah Ahmad Khoiri (45) dan Noven Arifianto (39) keduanya terlibat transaksi sabu.

"Keduanya ditangkap oleh anggota kami di Kecamatan Lenteng, tapi di lokasi berbeda," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Rabu (9/9/2020).

Tersangka Ahmad Khoiri ditangkap di lokasi gardu pasar Lenteng dusun Jepun Timur dan tersangka Noven Arifianto ditangkap di dalam kamar mandi rumahnya desa setempat.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan, penangkapan ini awalnya ada informasi masyarakat jika tersangka Ahmad Khoiri ini sering mengkonsumsi dan transaksi Narkotika jenis sabu.

"Anggota mendapat informasi A1, terlapor telah melakukan transaksi dan akan melakukan pesta narkotika jenis sabu di sebuah gardu pasar lenteng tersebut," katanya.

Dari itulah petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan terhadap terlapor.

Kemudian ditemukan barang bukti berupa satu poket berisi sabu dengan berat kotor ± 0,30 gram dan seperangkat alat isap.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan keterangan terlapor Ahmad Khoiri, petugas melakukan pengembangan terhadap kasus barang haram tersebut dan tak lama berselang. Sekitar pukul 21.00 Satresnarkoba berhasil menangkap tersangka Noven Arifianto.

"Tersangka Achmad Khoiri ini mengakui jika barang tersebut miliknya yang didapat dari saudara Noven Arifianto dan anggota kami berhasil menangkapnya," katanya.

Terlapor (Noven Arifianto) sempat membuang barang bukti ke dalam bak mandi. Yaitu 5 poket/kantong plastik klip kecil berisi sabu yang sebelumnya disimpan didalam Dos bertuliskan 'KODE COWO' dan tas kecil warna hijau.

"Rinciannya, berat kotor masing-masing barang bukti itu ± 0,26 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,34 gram (berat keseluruhan ± 1,5 gram," katanya.

Keduanya dikenakan pengetrapan pasal Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved