Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Delapan Orang Dihukum Gali Kuburan Korban Covid-19 di Cerme Gresik Gegara Ketahuan Tak Pakai Masker

Sebanyak delapan orang mendapat hukuman sanksi sosial menggali makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Tidak pakai masker, para pelanggar menggali makam untuk pasien Covid-19 di TPU Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Sebanyak delapan orang diberi hukuman sanksi sosial yakni, menggali makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Pantauan TribunMadura.com, delapan pelanggar protokol kesehatan itu tidak menggunakan masker.

Mereka terciduk saat tiga pilar melaksanakan penegakan protokol kesehatan (PPK) Perbup 22 tahun 2020 di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik.

Mereka langsung dicatat, diberi imbauan dan sanksi sosial. Pacul dan papan diberikan kepada para pelanggar yang merupakan laki-laki.

Kakek di Magetan Cabuli Cucu Tetangganya 6 Kali, Aksi Bejat Terkuak Seusai Korban Punya Uang Banyak

Simpan Dua Paket Sabu-sabu di Dalam Sel, Penghuni Lapas Kelas II Kediri Diserahkan ke Polisi

KPU: Salah Satu Bakal Calon Pilkada Surabaya 2020 Terpapar Covid-19

Camat Cerme, Suyono mengatakan sanksi sosial sengaja untuk menggali satu makam di Tempat Pemakaman Umum setempat.

Pasalnya ada satu warga di Kecamatan Cerme yang meninggal karena terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok itu dan akan dimakamkan.

"Yang menggali makam ada tiga saja, yasudah mereka dihukum ikut membantu menggali saja. Tidak ikut mengubur," terangnya, Rabu (9/9/2020).

Pantauan di lapangan, satu makam digali dua orang pelanggar perbup itu secara bergantian. Lainnya ada yang memegang papan kayu untuk pasien Covid-19 yang meninggal dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umumdesa setempat.

Setelah menggali makam, mereka diminta untuk berdoa di Tempat Pemakaman Umum.

"Ini untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar," terangnya.

Meski Zona Merah Covid-19, Pemkot Blitar Belum Terapkan Aturan 75 Persen PNS Bekerja Dari Rumah

Sakit Hati Diejek saat Main Game Online, Pria di Kota Malang Tega Bunuh Teman Sekamar Pakai Palu

Lapas Pamekasan Gelar Uji Sertifikasi Keahlian Konstruksi, Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Binaan

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved