Breaking News:

Berita Pamekasan

Dikhawatirkan Memecah Masyarakat, Laskar Merah Putih Tolak Gerakan KAMI Masuk ke Pamekasan

Laskar Merah Putih Pamekasan menolak organisasi massa yang mengatasnamakan Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ke Kab[aten Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua LMP Cabang Pamekasan, Agus Yulianto (tengah). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Laskar Merah Putih (LMP) cabang Kabupaten Pamekasan, menolak organisasi massa yang mengatasnamakan Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) masuk ke Kabupaten Pamekasan, Madura.

Ketua LMP Cabang Pamekasan, Agus Yulianto mengatakan, penolakan tersebut tak lain demi menjaga kondusifitas warga, karena dirinya mengkhawatirkan organisasi tersebut akan memecah belah bangsa yang selama ini sudah guyup.

12 Wilayah di Kabupaten Pamekasan Akan Dilakukan Pemadaman Emergency Sementara, Ini Penyebabnya

Inspektorat Sumenep Tegaskan Sanksi bagi ASN yang Berpolitik Praktis di Pilkada Sumenep 2020

Petani Sampang Keluhkan Anjloknya Harga Tembakau hingga 50 Persen di Musim Panen

Kata dia, warga Negara Indonesia, harus menjalin persatuan dan kesatuan anak bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945.

"Kami menolak dengan tegas, hidup dan berkembangnya paham-paham radikal, kilafah, saparatisme, dan juga aliran yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945 dan nilai-nilai yang dianut warga NKRI," kata Agus Yulianto kepada TribunMadura.com, Rabu (9/9/2020).

Menurut pria yang disapa Agus ini, persatuan dan kesatuan Negara Indonesia masih tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, masyarakat di seluruh Indonesia, kata dia, juga masih bisa beraktivitas dengan aman, nyaman dan damai.

"Indonesia saat ini dalam keadaan kondusif, pemerintahan berjalan dengan baik dan Pancasila tetap kokoh sebagai dasar negara," ucapnya.

Agus juga membeberkan, Pemerintah di bahwa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, saat ini sedang berupaya meningkatkan perekonomian negara di masa pandemi Covid-19.

2 Pria Sumenep Ditangkap Polisi Seusai Transaksi Sabu di Kecamatan Lenteng, Jadi Pengedar & Pemakai

Maka dari itu, pihaknya mengaku tidak mau Indonesia dibikin kisruh.

Seharusnya, saran dia, saat ini semua pihak mesti bersatu padu untuk memecahkan masalah pandemi virus Covid-19 ini.

"Termasuk mendukung pemerintah dalam berupaya mengatasi virus Corona. Ini harus menjadi perhatian. Karena wabah ini perlu dicegah agar tidak semakin meluas," ajaknya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved