Breaking News:

Berita Malang

Melawan Saat Akan Ditangkap, Polisi Tembak Kaki Dua Tersangka Curanmor di Kota Malang

Anggota Polresta Malang Kota menembak kaki dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Nuri (inisial N) dan Okky alias Kero (inisial OS).

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata didampingi Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu dan Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni saat menunjukkan kedua tersangka beserta barang bukti, Rabu (16/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Anggota Polresta Malang Kota menembak kaki dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Nuri (inisial N) (41) dan Okky alias Kero (inisial OS) (31).

Tersangka curanmor asal Jalan Kepuh, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan warga Jalan Sukun Sidomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang mencoba melawan saat akan ditangkap polisi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kejadian curanmor yang dilakukan tersangka terjadi pada Selasa (8/9/2020) di Jalan MT. Haryono, Kecamatan Lowokwaru.

Tak Mau Menyapu, 11 Pelanggar Protokol Kesehatan di Bangkalan Lebih Memilih Bayar Denda Rp 50 Ribu

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Wanita Ponorogo Diduga Menceburkan Diri ke Sungai Desa Baosan Lor

Jawa Timur Peringkat Kedua Kasus Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba, Bupati Pamekasan: Saya Kaget

"Jadi sekitar pukul 03.30 dinihari, kedua tersangka ini memang berniat mencuri motor di Jalan MT Haryono. Pada saat itu, tersangka melihat satu sepeda motor korban diparkir pemiliknya di gang depan rumah kos," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (16/9/2020).

Saat situasi sekitar aman, tersangka inisial OS langsung merusak rumah kunci motor korban memakai kunci T.

Sedangkan tersangka N menunggu di depan gang, sambil mengawasi situasi sekitar.

Usai berhasil membobol rumah kunci kontak motor korban, tersangka segera membawa kabur motor korbannya ke parkiran umum Terminal Arjosari.

"Motor korban yaitu Yamaha Mio warna putih dengan nopol N 2168 EAW, dibawa tersangka menuju parkiran umum Terminal Arjosari. Kemudian kedua tersangka pulang ke rumah masing masing," jelasnya.

Pada keesokan harinya yaitu Rabu (9/9/2020) malam, kedua tersangka mendatangi parkiran umum Terminal Arjosari untuk mengambil motor hasil curanmor tersebut.

Polisi yang telah melakukan pengintaian, langsung bergerak cepat menangkap kedua tersangka.

"Saat akan ditangkap, kedua tersangka melawan kepada petugas. Sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada tersangka," tambahnya.

Isu Keretakan Rumah Tangga Rizki dan Nadya, Arie Untung Singgung Pertahankan Pernikahan: Kita Doakan

Satu Napi Kasus Narkoba Meninggal di Dalam Lapas Kelas IIB Blitar, Punya Riwayat Penyakit Diabetes

BREAKING NEWS Kasus Corona Menggila, Desa Karanggebang dan Desa Kutu Kulon Ponorogo Lakukan Lockdown

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa kedua tersangka merupakan residivis.

"Tersangka OS adalah residivis pencurian dengan pemberatan bobol rumah atau kos, pada tahun 2010, 2015, 2016, dan 2017. Sedangkan tersangka N adalah residivis kejahatan ypencurian dengan pemberatan bobol rumah atau kos, pada tahun 2014 dan 2016," terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang cukup lama.

"Kedua tersangka kami kenakan Pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara selama 5 tahun," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved