Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Pemkab Ponorogo Berlakukan Sanksi Denda Rp 250 Ribu bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Dalam Perbup Ponorogo disebutkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan adalah denda sebesar Rp 50 ribu.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Kamis (17/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM.COM, PONOROGO - Perbup Ponorogo nomor 109 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 akan direvisi.

Hal ini menyusul diterbitkannya Perda nomor 2 tahun 2020 serta Pergub nomor 53 tahun 2020.

"Perbup ini baru diterbitkan 1 minggu dan masyarakat masih belum banyak tahu, tapi wajib direvisi karena Perbup tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Kamis (17/9/2020).

Dinas Kesehatan & Dinas Perdagangan Gelar Rapid Test di Pasar Kras Kediri, 6 Orang Reaktif Covid-19

Hanya karena Mimpi Abdul Ghani Nekat Gali Sumur, Temukan Harta Karun, Kades Yakin Ada Kisah Sejarah

BREAKING NEWS - Dua Warga Pacitan Hilang Terseret Ombak di Lokasi Pemancingan Langitan

Ipong Muchlissoni mengatakan, dalam Perbup Ponorogo disebutkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan adalah denda sebesar Rp 50 ribu.

Namun di peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, denda bagi pelanggar kesehatan adalah sebesar Rp 250 ribu.

"Kalau kita melanggar (tidak sesuai) maka salah. Jadi akan kita revisi dari Rp 50 ribu menjadi Rp 250 ribu," lanjutnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, Perbup Ponorogo nomor 109 tahun 2020 akan disesuaikan dengan Pergub Jatim.

Awas, Warga Bangkalan Tidak Pakai Masker Bakal Diburu Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

Jadwal Acara Trans TV ANTV Trans 7 GTV SCTV RCTI NET TV dan Kompas TV Hari Kamis 17 September 2020

Reaksi Aurel Hermansyah Digombali Atta saat di Pantai, Sebut Jangan Hati Aku yang Jatuh, Salting?

Dalam revisi tersebut, Pemkab Ponorogo akan melibatkan pengadilan negeri, kejaksaan, serta TNI dan Polri untuk melakukan pembahasan yang komprehensif.

"Saya rasa pembahasan satu hari bisa selesai ya," ucap Agus Pramono.

Nantinya, Pemkab Ponorogo akan mendengar masukan dari berbagai pihak terkait besaran denda yang akan diterapkan.

"Jadi tidak saklek Rp 250 ribu. Mungkin nanti pelanggaran terendah Rp 50 ribu sampai dengan pelanggaran tertinggi Rp 250 ribu," ucapnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved