Breaking News:

Berita Ponorogo

Besaran Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Ponorogo Direvisi, Paling Besar Capai Rp 250 Ribu

Semula denda bagi pelanggar protokol kesehatan hanya Rp 50 ribu, kini menjadi antara Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, Senin (21/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Draft revisi Perbup Ponorogo no 109 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 telah diajukan ke Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono menjelaskan, substansi dari draft revisi Perbup tersebut adalah mengganti besaran denda bagi pelanggar protokol kesehatan.

Semula denda bagi pelanggar protokol kesehatan hanya Rp 50 ribu, kini menjadi antara Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu.

BPBD Sampang Siap Droping Bantuan Air Bersih ke Wilayah Desa Kering Kritis Mulai Pekan ini

Ratusan Keluarga Penerima Manfaat PKH di Pamekasan Madura Mengundurkan Diri, Ini Alasan di Baliknya

Inilah Besaran Gaji Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ada Tunjangan Jabatan Juga

"Pak bupati memang mengharapkan (Perbup) bisa menyesuaikan dengan Pergub (nomor 53 tahun 2020)," kata Agus, Senin (21/9/2020).

"Akhirnya narasinya yang kita ubah,  dendanya mulai Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu," sambung dia.

Nantinya besaran denda yang akan dijatuhkan adalah berdasarkan putusan hakim yang dihadirkan saat operasi yustisi.

Revisi draft Perbup tersebut, lanjut Agus sudah berdasarkan kajian dari sejumlah stakeholder mulai dari perwakilan kepolisian, kejaksaan, hingga pengadilan negeri.

"Perubahan perbup ini sudah kita naikkan ke bupati dan sudah kita berikan penjelasan," ucap Agus.

"Tapi kalau harus disesuaikan dengan Pergub tetap kita coba tapi menurut hemat kami denda Rp 250 ribu untuk masyarakat Ponorogo terlalu berat," lanjutnya.

Untuk itu lah dalam revisi Perbup ini besaran denda tidak dibuat saklek Rp 250 ribu seperti yang tercantum pada Pergub, melainkan mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved