Breaking News:

Berita Pamekasan

Ratusan Keluarga Penerima Manfaat PKH di Pamekasan Madura Mengundurkan Diri, Ini Alasan di Baliknya

230 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kabupaten Pamekasan, Madura, mengundurkan diri.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
KPM PKH se- Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura saat menunjukkan kartu sejahtera. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 230 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kabupaten Pamekasan, Madura, mengundurkan diri.

Ratusan KPM PKH itu mundur dari penerima bansos PKH sejak masa awal tahun hingga Agustus 2020.

Koordinator PKH Pamekasan, Hanafi mengatakan, terhitung mulai Januari hingga Agustus 2020, ada sekitar 230 orang KPM PKH yang mengundurkan diri.

Inilah Besaran Gaji Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ada Tunjangan Jabatan Juga

Tingkat Kesadaran Masyarakat Sidoarjo Pakai Masker Diklaim Meningkat, Jaga Jarak Masih Jadi PR

Daftar Mobil Pick Up Bekas dengan Harga Rp 50 Jutaan, Daihatsu Gran Max hingga Suzuki Pick Up Carry

Menurut dia, mereka mundur karena sejumlah alasan, misalnya telah membaiknya kondisi perekonomian keluarganya.

"Karena terkendala masa pandemi Covid-19, jadi dalam beberapa bulan ini, kami tidak bisa turun secara intens ke bawah," kata Hanafi kepada TribunMadura.com, Senin (21/9/2020).

Hanafi menginginkan, KPM PKH yang bisa di graduasi, mulai dari penerima yang sejahtera dan mandiri pihaknya mentarget sebanyak 10 persen.

Kata dia, tahun 2019 lalu, sebanyak 270
KPM PKH yang mengundurkan diri.

Data ini lebih banyak penurunan dibanding tahun 2020.

"Selisihnya sedikit saja, karena terkendala pandemi Covid-19," ujarnya.

Hanafi juga mengakui banyaknya KPM PKH yang mengundurkan diri tidak lepas dari kerja sama semua pihak.

Terutama para pendamping sosial PKH yang senantiasa memberikan bimbingan dan arahan kepada KPM.

"Pendamping sosial PKH merupakan ujung tombak dari keberhasilan program ini," tutupnya.

Terdengar Suara Ledakan Diikuti Listrik Padam, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Kaget saat Tahu

Pencuri Simpan Uang Curian di Celana Dalam, Warga Jijik Tak Ada yang Mau Ambil Barang Bukti Kasus

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved