Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Sudah Berlaku Sanksi Denda Rp 50 Ribu di Ponorogo, Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan Menurun

Penerapan sanksi denda Rp 50 ribu bagi pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Ponorogo berjalan efektif.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono. 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Penerapan sanksi denda Rp 50 ribu bagi pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Ponorogo berjalan efektif.

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono menjelaskan jumlah pelanggar protokol kesehatan semakin menurun setelah operasi yustisi gencar dilaksanakan selama satu pekan terakhir.

"Semakin lama yang kita temui pelanggarannya semakin berkurang. Sesuai dengan laporan kalau awalnya ada 40-50 pelanggar per jam, sekarang turun jadi 10-20 pelanggar selama sejam operasi," kata Agus, Senin (21/9/2020).

Nantinya setelah 14 hari berjalan, Satgas Covid-19 Kabupaten Ponorogo akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki sistem operasi yustisi dan penegakkan protokol kesehatan.

Silaturahmi ke KH Kholilullah di Ponpes Al-Is’af, Achmad Fauzi Dapat Hadiah Songkok Berlambang GMNU

Disperdagprin Andalkan Dana Pusat untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pasar Hewan Desa Aeng Sareh

Komando Armada II Terjunkan 750 Prajurit untuk Perbaiki Musala & Taman Pendidikan Quran di Bangkalan

Segera Cek Rekening, Bantuan Sosial Rp 600 Ribu dari Pemkab Pamekasan untuk Guru Honorer Sudah Cair

Selain itu, Satgas Covid-19 Ponorogo juga akan menyesuaikan arahan dari Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan agar tepat sasaran dalam menentukan target lokasi operasi yustisi.

"Pemerintah daerah akan menentukan lokasi-lokasi yang dipandang menjadi prioritas operasi yustisi," ucap Agus.

Lokasi yang dimaksud biasanya adalah tempat umum yang menjadi titik pusat keramaian masyarakat dan potensi pelanggaran protokol kesehatannya besar.

 "Untuk itu dalam menentukan lokasi operasi ini jangan sampai bocor agar tahu apakah masyarakat sudah disiplin protokol kesehatan atau masih lalai," jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Ponorogo sendiri saat ini sedang membahas revisi Perbup Ponorogo no 109 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Kekesalan Thari Lihat Sikap Dory Harsa dan Bawa Anak Pergi dari Rumah, Mantan Istri Beberkan Nafkah

2 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Kembali Ditutup Sementara

Jerit Minta Tolong Pria Berseragam PNS di Magetan, Warga Takut Menolong karena Khawatir Covid-19

Dalam Perbup tersebut, sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan adalah sebesar Rp 50 ribu.

Namun karena dalam Pergub Jawa Timur no 53 tahun 2020 menyebutkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan adalah Rp 250 ribu, maka Perbup Ponorogo harus menyesuaikan.

"Narasinya (Perbup) kita ubah,  dendanya mulai Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu. Tidak saklek Rp 250 ribu," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved