Berita Internasional

Video Viral Kuburan Tergenang Cairan Merah, Terkenang Sosok di Baliknya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebuah kuburan tampak tergenang oleh sebuah cairan merah yang mirip darah. Cairan itu terlihat di sebuah Makam Islam di pemakaman setempat.

Editor: Aqwamit Torik
Youtube Buletin TV3
Kuburan yang terdapat cairan merah seperti darah viral di media sosial 

TRIBUNMADURA.COM - Sebuah kuburan tampak tergenang oleh sebuah cairan merah yang mirip darah.

Cairan itu terlihat di sebuah Makam Islam di pemakaman setempat.

Ada sosok di balik kisah kuburan yang tergenang cairan merah itu.

Sosok yang semasa hidupnya dikenal baik oleh warga sekitar.

Sebuah kejadian menggemparkan terjadi di mana sebuah makam tampak digenangi cairan merah seperti darah.

Kejadian tersebut terjadi di Makam Islam di Masjid Al Irfan, Derga, Malaysia.

TKI Ilegal Asal Madura Meninggal Dunia di Malaysia, Alami Cedera Kepala setelah Jatuh dari Lantai 5

Siap Mengajar dengan Pembelajaran Tatap Muka, 4 Guru SMA di Tulungagung Malah Positif Covid-19

Jerit Minta Tolong Pria Berseragam PNS di Magetan, Warga Takut Menolong karena Khawatir Covid-19

Dilansir dari Harian Metro, kejadian tersebut terekam dalam video dan viral di sosial media, juga menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Imam Masjid Al Irfan, Derga, Abdul Hadi Awang mengatakan makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir seseorang yang dikenal baik warga sekitar.

"Almarhum adalah orang yang baik dan baru saja dimakamkan kira-kira tiga minggu lalu, dan meninggal dunia pada usia 70-an akibat sakit tua," terangnya.

"Sepanjang hayatnya, almarhum banyak melakukan amal jariah dan kebajikan di masjid ini," katanya ketika ditemui di perkarangan Masjid Al Irfan.

Pihaknya pun menyayangkan dengan adanya berita viral yang beredar.

VIRAL Makam Digenangi Cairan Merah Bak Darah, hingga Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan
VIRAL Makam Digenangi Cairan Merah Bak Darah, hingga Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan (Harian Metro)

Salah satu jamaah Masjid Al Irfan, Alias ​​Ishak (40) mengatakan jamaah masjid sepakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sudah diinformasikan bahwa jemaah masjid sudah melapor ke polisi,” ujarnya saat dihubungi.

Alias ​​pun berharap agar kisah viral makan yang diklaim masyarakat sebagai 'berdarah' ini tidak menyebar lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved