Breaking News:

Berita Sampang

Anggaran Pembangunan Sarana-Prasarana Pantai Lon Malang Rp 1,8 M, Diprediksi Bisa Meningkatkan PAD

Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mendapat kucuran dana dari Kementerian Pariwisata sebesar Rp 1,8 miliar.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Wisata pantai Lon Malang Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mendapat kucuran dana dari Kementerian Pariwisata sebesar Rp 1,8 miliar.

Dana sebesar Rp 1,8 miliar sengaja diberikan untuk mengembangkan fasilitas, sarana dan prasarana.

Pembangunan sarana dan prasarana di Pantai Lon Malang  diprediksi akan menambah pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata.

Kecelakaan Beruntun di Pamekasan Libatkan Tiga Kendaraan, 1 Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap

Satu Staf Kepegawaian Positif Covid-19, Puluhan Pegawai BKPP Kabupaten Mojokerto Jalani Swab Test

BREAKING NEWS - 7 Desa di Saronggi Sumenep Lockdown Lokal, Warga Tak Dapat Bantuan dari Pemerintah

Wisata Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (22/9/2020).
Wisata Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (22/9/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Sikap Harvey Moeis Disoroti Istri, Soal Cara Mengasuh Anak Buat Sandra Dewi Kesal: Lu Ga Usah Komen!

Pegawai BKPP Kabupaten Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pelayanan Kepegawaian Dialihkan

Jerit Minta Tolong Pria Berseragam PNS di Magetan, Warga Takut Menolong karena Khawatir Covid-19

Adapun, pengerjaannya sudah teralisasi sejak pertengahan Agustus 2020 lalu sehingga, sudah 50 persen berjalan.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disporabudpar, Ibni Abdi mengatakan, anggaran untuk meningkatkan sarana prasarana wisata diajukan 2019 dan turun pada 2020.

Sedangkan, dari anggaran Rp 1,8 miliar tersebut digunakan untuk empat paket pembangunan yang memiliki batas akhir pengerjaan pada November mendatang.

"Kalau semisal pengerjaannya melebihi batas akhir, tentunya putus kontrak tapi, dengan hasil saat ini dimungkinkan selesai sebelum batas akhir" ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (22/9/2020).

Dijelaskan, kegiatan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini bervariatif seperti, pembangunan kios, penataan lanskap, dan pembangunan toilet atau ruang ganti pengunjung.

Sehingga, pembangunan diperuntukkan sebagai melengkapi Sarpras ini bertujuan untuk meningkatkan capaian PAD sektor wisata.

"Kalau fasilitas wisata lengkap, tentunya akan menunjang pada jumlah pengunjung sehingga, meningkatkan capaian PAD," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved