Breaking News:

Dampak Resesi bagi Masyarakat Indonesia, Ancaman Gelombang PHK hingga Bertambahnya Pengangguran

Indonesia diprediksi akan memasuki masa resesi pada akhir September 2020. Ini dampaknya bagi masyarakat.

Kompas.com
Menteri Keuangan, Sri Mulyani - Dampak Resesi bagi Masyarakat Indonesia, Ancaman Gelombang PHK hingga Bertambahnya Pengangguran 

"Terjadi PHK yang merata di hampir semua sektor. Berdasarkan survei BPS terdapat 35,5 persen perusahaan yang mengurangi karyawan selama masa pandemi," ujar Bhima, Kamis (24/9/2020).

Bhima menyarankan, agar negara melakukan sejumlah hal untuk menanggulangi resesi ekonomi yang sudah di depan mata.

"Pemerintah segera menambah bantuan langsung tunai (BLT) untuk pengangguran, korban PHK, dan pekerja informal," saran Bhima.

Menurut Bhima, nominal BLT pun harus lebih besar dari sebelumnya, idealnya Rp 1,2 juta per orang per bulan selama 3-6 bulan. Bantuan berupa sembako juga bisa difokuskan ke daerah daerah yang padat penduduk seperti Jabodetabek.

"Langkah pemerintah juga penting untuk menjamin pengendalian wabah berjalan optimal dan cepat,"

"Ini kan akar masalahnya karena aktivitas ekonomi macet saat pandemi. maka solusinya adalah tangani masalah kesehatan dengan lebih serius,"

"Semakin cepat pandemi tertangani semakin cepat ekonomi recovery dari resesi dan tidak berlanjut ke depresi," kata Bhima.

Dibayangi PHK

Selain itu, Bhima mengungkapkan, resesi artinya terjadi tekanan yang dalam di ekonomi baik keuangan maupun sektor riil.

Jadi gelombang PHK akan berlanjut merata di hampir semua sektor, mau perdagangan, transportasi, properti, sampai ke industri akan lakukan efisiensi pekerja untuk tekan biaya operasional. Jadi estimasinya ada 15 juta PHK sampai akhir tahun.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved