Breaking News:

Waspada, Pembungkus Makanan ini Ternyata Bisa Menjadi Pemicu Gangguan Kesehatan Hingga Kanker

Pakar toksikologi kimia mengatakan bahwa kertas berwarna cokelat tersebut ternyata mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan manusia.

Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock.com
Ilustrasi nasi bungkus 

TRIBUNMADURA.COM - Makanan yang dibungkus menjadi hal yang dianjurkan di tengah pandemi.

Hal itu untuk mencegah penularan virus corona.

Namun, di balik metode pembungkusan makanan, ternyata ada kertas pembungkus makanan yang bisa menyebabkan pemicu gangguan kesehatan.

Kertas yang dimaksud merupakan kertas pembungkus makanan yang berwarna coklat.

Namun, pakar toksikologi kimia mengatakan bahwa kertas berwarna cokelat tersebut ternyata mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan manusia.

David da Silva Bantah Ingin Tinggalkan Persebaya Demi Borneo FC, Itu Tinggal Rumor Belaka

Download MP3 Allahul Kafi, Viral di TikTok, Allahul Kafi Juga Bisa Jadi Amalan Sunnah Sehari-Hari

Harga dan Spesifikasi Oppo di Akhir September 2020, Mulai Oppo A92, OppoA53 Hingga Oppo Reno

Kertas berwarna coklat atau kertas minyak tersebut rupanya mengandung bisphenol A atau BPA.

BPA memiliki bahaya tersendiri bagi kesehatan tubuh.

Diketahui BPA sendiri sering digunakan sebagai bahan pembuat wadah atau pembungkus makanan bukan hanya dari plastik, tetapi juga kertas.

Terkait bahaya penggunaan kertas nasi ini juga sempat dipaparkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di website resminya.

Di mana Peneliti Pusat Penelitian Biomaterial Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lisman Suryanagara mengingatkan masyarakat supaya berhati-hati dengan kertas nasi dan kertas daur ulang yang dipakai untuk membungkus makanan.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved