Breaking News:

Nakes di Sumenep Meninggal karena Covid

BREAKING NEWS - Dua Tenaga Kesehatan di Sumenep Meninggal Dunia karena Covid-19

Sebanyak dua tenga kesehatan di Sumenep dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Ilustrasi - Ambulans yang membawa jenazah perawat di RSUD dr M Soewandhie, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dunia medis di Indonesia dan khususnya Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur kembali berduka.

Sebanyak dua tenga kesehatan dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengatakan, pada tanggal 28 Agustus 2020 lalu Abdul Hamid (L) salah satu perawat di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep itu dinyatakan meninggal di RSPHC Surabaya setelah dirawat intensif sejak tanggal 15 Agustus.

Download Lagu MP3 Sayang Jang Marah Marah versi DJ Remix, Beta Masi di Sini, Ada Video Klipnya

Download Lagu MP3 Ditinggal Pas Sayang Sayange Kalia Siska Ft SKA 86 dan DJ Kentrung, Lengkap Lirik

Katalog Promo Alfamart Minggu 27 September 2020, Diskon Rinso Rp 15.900, Minyak Goreng 2L Rp 24.500

Jadwal Acara TV Hari Minggu 27 September 2020 di Trans TV Trans 7 RCTI SCTV GTV Net TV dan Kompas TV

Hari ini, Nurul Hasanah (P), salah seorang perawat di Puskesmas Kecamatan Manding Sumenep juga dinyatakan meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif sekitar tiga minggu di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

"Dua Nakes yang sudah menjadi korban adanya Covid-19," kata Edy Rasiyadi saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2020).

Jenazah berusia 45 tahun ini sebelum dikebumikan, dibawa ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk disalatkan sebagai penghormatan terakhir dari rekan-rekan kerjanya.

Atas kejadian ini Edy Rasiyadi berharapa, masyarakat lebih mengutamakan protokol kesehatan saat beraktifitas setiap harinya. Sehingga tidak terjadi lagi korban (meninggal) karena virus corona tersebut.

"Saya berharap masyarakat lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan, agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya," harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Mulyono membenarkan jika empat dari enam Nakes itu saat ini sedang isolasi mandiri di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

"Tenaga kesehatan ada (yang dirawat), empat orang yang dari Saronggi itu," kata Agus Mulyono.

Dari itulah katanya, dua puskesmas di Kabupaten Sumenep dilockdown.

Dua puskesmas yang dilockdown adalah Puskesmas Kecamatan Manding dan Kecamatan Saronggi. Untuk sementara pelayanan dialihkan ke sejumlah Puskesmas terdekat.

"Untuk sementara dialihkan ke Puskesmas terdekat," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved