Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

984 Wanita di Pamekasan Jadi Janda Muda, Bertengkar Jadi Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian

Selama pandemi Covid-19 mulai mewabah di Kabupaten Pamekasan, Madura, terdapat sebanyak 984 wanita di wilayah setempat yang menjadi janda.

Kompas.com
Ilustrasi janda setelah cerai 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Selama pandemi Covid-19 mulai mewabah di Kabupaten Pamekasan, Madura, terdapat sebanyak 984 wanita di wilayah setempat yang menjadi janda.

Jumlah sebanyak itu berdasarkan data perkara perceraian yang tercatat di Kantor Pengadilan Agama (PA) Pamekasan, terhitung mulai dari Januari 2020 hingga Agustus 2020.

Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kushendar mengatakan, selama delapan bulan, PA Pamekasan menerima sebanyak 384 perkara cerai talak dan 648 perkara cerai gugat.

Paslon Pilkada 2020 Ahmad Fauzi - Dewi Khalifah Pasang Iklan Kampanye di Luar Waktu yang Ditentukan

BREAKING NEWS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep Meninggal Dunia

Hasil SKB CPNS 2019 di Kabupaten Sampang akan Diumumkan pada Akhir Oktober 2020

Angkat Tema Batik Pamekasan, Andima Manajemen Gelar Lomba Fashion Show se-Madura

Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kushendar saat menunjukkan data perkara perceraian di ruangan kerjanya selama delapan bulan, Senin (28/9/2020).
Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kushendar saat menunjukkan data perkara perceraian di ruangan kerjanya selama delapan bulan, Senin (28/9/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Pilkada Sumenep 2020, Alat Peraga Kampanye Ilegal Masih Bertebaran di Jalan Raya Trunojoyo Sumenep

Vakum Dua Tahun, Sekolah Sungai di Sampang Diaktifkan Kembali untuk Membantu Atasi Banjir

Truk Muatan Ayam Terjun ke Jurang di Ponorogo Sedalam 5 Meter, Sopir dan Kernet Menggigil Ketakutan

Namun data perkara percaraian yang pihaknya terima sebanyak itu, belum semuanya disetujui untuk melakukan perceraian secara sah.

Kata dia, perkara cerai talak selama delapan bulan, yang diputus sebanyak 350 perkara

Sedangkan perkara cerai gugat yang diputus sebanyak 634 perkara.

Sehingga dapat disimpulkan, selama kurun waktu delapan bulan yang bertepatan dengan masa pandemi Covid-19 ini, terdapat sebanyak 984 wanita di Pamekasan yang menjadi janda.

Begitu pula terdapat sebanyak 984 laki-laki di Pamekasan yang menjadi duda.

"Faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian ini paling dominan karena perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus," kata Hery Kushendar saat ditemui TribunMadura.com di ruang kerjanya, Senin (28/9/2020).

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved