Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Ada Guru Terpapar Covid-19, Satu Sekolah Setingkat SMA di Tulungagung Hentikan Belajar Tatap Muka

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung menghentikan belajar tatap muka sebuah sekolah setingkat SMA.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
Tribun Bogor
Ilustrasi anak SMA 

Termasuk kepada para siswa yang diajar oleh guru bersangkutan.

Hasil assesmen sementara terungkap, guru berinisial MMH ini adalah pelaku perjalanan.

Profil dan Biodata Nathalie Holscher, DJ Cantik yang Dikabarkan Dekat dengan Sule, Kini Jadi Mualaf

Download Lagu MP3 Hati Yang Kau Sakiti Rossa, Viral Cover TikTok 2020, Ku Menangis Membayangkan

Download Lagu MP3 Kumpulan Musik DJ Remix Terbaru 2020 Viral di TikTok dari DJ PIPIPI hingga DJ Opus

Rate Of Transmission Covid-19 di Jawa Timur Sudah di Bawah 1 Persen, Laju Penyebaran Corona Turun

“Guru ini sempat mengurus keperluan administrasi di kota lain. Kemungkinan kontaknya di sana,” ungkap Galih.

Temuan ini membuat GTPP melakukan evaluasi secara total terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka setingkat SMA.

Sekolah-sekolah lain tidak akan dihentikan, namun akan dilakukan sampling test dengan lebih cermat.

Sebelumnya dua SMA gagal melaksanakan pembelajaran tatap muka, karena ditemukan guru yang terkonfirmasi Covid-19.

“Bedanya dua SMA itu belum memulai pembelajaran, sehingga tidak ada penularan ke siswa. Tapi satu sekolah ini sudah ada pembelajaran di sekolah,” sambung Galih.

Di Kabupaten Tulungagung terdapat 61 SMA dan SMK, terdiri dari 11 SMA negeri, 13 SMA swasta, 8 SMK negeri dan 29 SMK swasta.

Dari jumlah itu tujuh di antaranya sudah melakukan tatap muka.

Selain itu ada pula satu sekolah setingkat SMA berbasis agama yang sudah melakukan tatap muka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved