Berita Sampang

Kabupaten Sampang Siapkan Pendampingan Pendaftaran Kartu Prakerja, Namun Jumlah Pendaftar Berkurang

Diskumnaker Kabupaten Sampang memberikan bantuan pendampingan kepada warga yang membutuhkan bantuan saat mengisi aplikasi Kartu Prakerja secara daring

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kepala Seksi Pelatihan Diskumnaker Sampang, Ludfi mendampingi peserta untuk mendaftar kartu prakerja di Kantor Diskumnaker Sampang. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Kabupaten Sampang, Madura memberikan bantuan pendampingan kepada warga yang membutuhkan bantuan saat mengisi aplikasi Kartu Prakerja secara daring.

Pantauan TribunMadura.com, jumlah pendaftar yang membutuhkan pendampingan saat pendaftaran Kartu Prakerja semakin berkurang.

Tercatat di Diskumnaker Sampang, hanya dua orang yang membutuhkan pendampingan sejak program pendaftaran Kartu Prakerja gelombang ke-7 hingga pendaftaran Kartu Prakerja gelombang ke-10.

Sedangkan, pada gelombang sebelumnya jumlah warga yang meminta pendampingan untuk mendaftar cukup banyak, rata-rata di atas 50 orang per gelombang.

Sumber Kekayaan Atta Halilintar Terbesar, Tak Cuma dari Youtube, Pendapatan Pacar Aurel Fantastis?

Tasyakuran 2 Tahun Menjabat Bupati Bangkalan, RA Latif: Terima Kasih Atas Dukungan Masyarakat

Jawaban Santai Sule saat Ditanya Kapan Menikah dengan DJ Cantik Nathalie Holscher: Kepoin Terus

Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan Diskumnaker Sampang, Ludfi mengatakan, berkurangnya warga meminta bantuan pendampingan karena disebabkan oleh pengetahuan masyarakat Sampang tentang mekanisme pendaftaran kartu prakerja.

"Dimungkinkan saat ini masyarakat sudah banyak yang tahu cara mendaftarnya karena pendaftaran sampai gelombang ke 10," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (30/9/2020).

"Kadang-kadang juga ada warga yang nelfon untuk menanyakan cara mendaftar," imbuh dia.

Meskipun jumlah warga berkurang untuk meminta pendampingan, pihaknya tetap membuka pelayanan pendampingan.

"Hingga saat ini kami siap untuk mendampingi para pendaftar jadi, silahkan datang ke Kantor Diskumnaker Sampang," terang Ludfi.

Satgas Covid-19 Prediksi Kasus Corona di Ponorogo Berpotensi Naik hingga Menyentuh 2.000 Kasus

Kejari Pamekasan Janji Selesaikan Kasus Pelaporan Dugaan Korupsi Pembangunan Paving di Eks RS Lama

Ini Alasan Persebaya Surabaya Sembunyikan Identitas 4 Pemain yang Positif Covid-19

Sementara, batas akhir gelombang pendaftaran kartu prakerja hingga saat ini masih belum ditentukan sehingga, bagi warga yang belum berhasil lolos memiliki banyak kesempatan.

Ludfi menyampaikan, menurut informasi diperoleh melalui media sosial, pemerintah pusat menyediakan kuota 800 ribu penerima intensif kartu prakerja.

Sehingga, bila kuota tersebut tidak terpenuhi maka gelombang pendafatraan tidak akan ditutup.

"Untuk pemberitahuan secara pasti kami belum menerimanya sedangkan, terkait perolehan kuota kebutuhan kami tidak tahu karena pendataan dilakukan boleh pemerintah pusat," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved