Breaking News:

Madura United

Pelatih Madura United Sebut Penundaan Liga 1 2020 Jadi Momen Siapkan Protokol Kesehatan Lebih Detail

Rahmad Darmawan menilai penundaan kembali kompetisi Liga 1 2020 menjadi momen pas untuk menyiapkan lebih detail protokol kesehatan.

Instagram/maduraunited.fc
Rahmad Darmawan dan Rasiman saat memimpin latihan Madura United 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan menilai, penundaan kembali kompetisi Liga 1 2020 menjadi momen pas untuk menyiapkan lebih detail protokol kesehatan.

Rahmad Darmawan meyakini bahwa masih banyak pihak (tim, panpel, keamanan) yang belum sepenuhnya paham secara detail tentang pelaksanaan protokol kesehatan menjalani kompetisi pada masa pandemi.

"Satu bulan mungkin waktu yang baik untuk mempersiapkan lebih detail lagi," kata Rahmad Darmawan pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Minggu (4/10/2020).

Rahmad Darmawan Akui Penundaan Lanjutan Liga 1 2020 Pengaruhi Mental para Pemain Madura United

Madura United Agendakan Uji Coba, Manfaatkan Waktu Kosong Karena Kompetisi Liga 1 2020 Ditunda

Manajemen Madura United Perketat Aktivitas Tim selama Pandemi, Tak Ingin Bernasib seperti Persebaya

"Terutama di dalam pelaksanaan SOP kompetisi dilakukan, dalam tanda kutip masalah kesehatannya," sambung dia.

Menurut Rahmad Darmawan, pemahaman menjalankan protokol kesehatan perlu, mengingat tidak ada jaminan pada bulan November mendatang pandemi selesai.

Soal protikol kesehatan, sebelum akhirnya kompetisi ditunda kembali satu bulan, PSSI dan LIB sebenarnya sudah membuat protokol kesehatan, baik saat tim berlatih maupun pertandingan.

Namun, ada beberapa bagian yang belum dijelaskan secara detail. Termasuk hingga saat ini belum ada panduan dalam bentuk dokumen resmi yang menjadi pegangan tim sebagai dasar penanganan saat terjadi sesuatu bagi anggota tim.

PSSI dan LIB hanya berupaya melakukan medical workshop di beberapa kesempatan terakhir.

Jika protokol kesehatan sudah benar-benar selesai secara detail, RD berharap setelah masa penundaan selama satu bulan, kompetisi benar-benar digelar, meski pandemi belum selesai.

Baru Tiba di Malang, Gelandang Asing Bruno Smith Siap Gabung Latihan Arema FC Mulai Hari ini

Manfaatkan Waktu Kosong Penundaan Kompetisi Liga 1, Arema FC Agendakan Laga Uji Coba Pekan Depan

"Kalau saya pengennya lanjut saja, kita jadikan ini challenge. Dan itu juga sebagai bahan untuk kita belajar menghadapi kondisi sepak bola di era new normal seperti apa," kata dia.

"Atau penyelenggaraan kompetisi di era new normal," jelas pelatih asal Lampung itu.

Upaya itu sangat baik untuk mendukung kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 di bulan Mei-Juni mendatang.

"Kenapa saya bilang kita gak boleh menyerah, karena kita ini mau menjadi tuan rumah piala dunia," tutur dia.

"Dan kita belum tahu apakah nanti di bulan Mei atau Juni (2021) itu pandemi ini akan menurun," pungkasnya. (amn).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved