Berita Ponorogo

Diminta Antar Barang Dagangan, Sopir ini Malah Bawa Kabur Mobil Majikan Lalu Gadaikan ke Luar Kota

B membawa lari mobil pikap milik Muryanti, yang tak lain adalah majikannya sendiri.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis saat merilis kasus penggelapan mobil, Rabu (7/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Satreskrim Polres Ponorogo berhasil membekuk B.

B merupakan tersangka penggelapan mobil asal Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Ia membawa lari mobil pikap milik Muryanti, yang tak lain adalah majikannya sendiri.

Dua Keluarga di Kota Kediri Positif Covid-19, Anggota Keluarga Bergantian Terpapar Virus Corona

Miris Aksi Pelajar 13 Tahun Sudah Nekat Bobol Brankas Kantor Koperasi, Bawa Kabur Uang Rp 43 Juta

Gudang Makanan-Minuman di Madiun Dibobol Maling, Pelaku Jebol Tembok dan Bawa Uang Dalam Brankas

Mobil pikap milik majikannya dibawa ke Surabaya untuk digadaikan sebesar Rp 9 juta.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis menjelaskan, Muryanti memfasilitasi B dengan pikap nopol AE 9638 SE untuk menjadi sopirnya saat mengantar barang dagangannya berupa bawang putih dan bawang merah ke pasar pasar.

"Pelaku ini bekerja dengan korban masih satu bulan," kata Azis, Rabu (7/10/2020).

"Hanya saja pada saat terakhir mengantar ke Pasar Balong pada April lalu, pelaku tidak mengembalikan mobil tersebut tapi justru menghilang," sambung dia.

Majikannya sempat berusaha menelpon dan mengirim pesan kepada Bonari tapi tidak pernah terbalas.

Karena merasa ditipu akhirnya korban lapor ke pihak kepolisian yang langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Perangkat Desa Ketahuan Selingkuh dengan Istri Orang, Kini Dituntut Warga untuk Mundur dari Jabatan

Suami Syok usai Dobrak Pintu Rumah yang Terkunci, Pergoki Istri Berduaan dengan Perangkat Desa

Dari situ kepolisian mendapat informasi yang bersangkutan berada di Surabaya dan berhasil dibekuk pada awal Oktober lalu.

"Dari keterangan pelaku, uang hasil penggadaian untuk kehidupan sehari hari," kata dia.

"Pelaku dikenai pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan maksimal ancaman hukuman 4 tahun," pungkas Azis.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved