Breaking News:

Demo HIMAKA di Mapolres Sampang

Pemilik Akun FB Allby Madura yang Menghina Kiai Ponpes Karang Durin Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Pemilik akun 'Allby Madura' sempat menghina sejumlah kiai di Pondok Pesantren Karang Durin, Sampang. Kini ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Mohamad Sya'roni (tersangka) saat berada di Mapolres Sampang, Madura, Kamis (8/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemilik akun 'Allby Madura' sempat menghebohkan dunia maya atas komentar di media sosial.

Pria yang bernama Mohamad Sya'roni kini ditetapkan sebagai tersangka.

Pantauan TribunMadura.com, Mohamad Sya'roni merupakan warga Desa Bira Timur Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura dan telah diamankan Polres Sampang, Kamis (8/10/2020).

Pria berusia 41 tahun tersebut sudah ditetapkan tersangka atas kasus mendistribusikan dan mentransmisikan informasi terkait penghinaan beserta fitnah di media sosial.

Penghinaan yang diduga memiliki unsur kebangkitan paham Partai Komunis Indonesia (PKI) itu ditudingkan kepada sejumlah Kiai di Pondok Pesantren Karang Durin Kecamatan Karang Penang, Sampang.

Tolak UU Omnibus Law, Aksi Unjuk Rasa di Surabaya Diwarnai Kericuhan, Pagar Gedung Grahadi Dijebol

Demo Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Massa Tiba di Gedung Negara Grahadi

Perjuangan Sule Sampai Subuh Demi Dapatkan Cinta Nathalie Holscher, Punya Keinginan Tambah 2 Anak

Mohamad Sya'roni (tersangka) saat berada di Mapolres Sampang, Madura, Kamis (8/10/2020).
Mohamad Sya'roni (tersangka) saat berada di Mapolres Sampang, Madura, Kamis (8/10/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Download Lagu DJ Saranghae (I Love U) Treasure Remix Terbaru Viral di Tik Tok, Disertai Video Musik

Ayah Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil 7 Bulan, Kecurigaan Ibu Terkuak, Sempat Dibawa ke Bidan dan RS

Mahasiswa Sampang Juga Tuntut Polisi Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual di Desa Penyerangan Torjun

Selama Tiga Pekan Bangkalan Bebas dari Zona Merah Covid-19, Begini Kata Kapolres Bangkalan

5 Youtuber dengan Penghasilan Tertinggi September 2020, Teratas Ada Deddy Corbuzier, Raffi Berapa?

Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz menjelaskan, kala itu, pada 1 Oktober 2020 sekitar 13. 00 WIB, tersangka secara sengaja memberikan postingan komentar di Medsos FB berbunyi 'Monggo nanda Allby Madura Lek terima takdir ilahi Robbi yang tak pernah percaya akan bangkitnya PKI'.

Kemudian dijawab oleh Allby Madura (Mohamad Sya'roni) berbunyi, 'PAMANDA Askal Anam. TERIMA TAKDIR ILAHI ROBBI kak ji Fahmi Badri serta pendukung Jokowi lainnya harus bertanggung jawab. Makkuh Kiaeh karang durin mun smangken jek ngaling ka tootah. Bahwa kemenangan Jokowi karena dukungan mereka termasuk NU. Kalau dari mereka ada yang terbunuh jek u jeu nyareh moso. Ngalak se rang terang beih'.

"Balasan itu membuat Kiai Ponpes Karang Durin tersinggung menyerang kehormatannya sehingga, Alumni HIMAKA melaporkannya ke pihak kepolisian," ujarnya.

"Tersangka melakukan hal itu karena tidak senang terhadap Kiai Ponpes Karang Durin," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, Mohamad Sya'roni disangkakan pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 a ayat 2 Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

"Tersangka terancam hukuman selama enam tahun penjara," tegas AKBP Abdul Hafidz.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved