Breaking News:

Persebaya Surabaya

Slot Bek Tengah Persebaya Surabaya Dikabarkan Menipis: Aji Santoso: Tidak Ada Masalah

Slot bek tengah Persebaya Surabaya dikabarkan menipis akibat absennya sejumlah pemain akibat cedera dan pemusatan Timnas U-19.

TRIBUNMADURA.COM/KHAIRUL AMIN
Pelatih Persebaya, Aji Santoso setelah latihan tim di Stadion Pusaka, Wiyung, Surabaya, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Slot bek tengah Persebaya Surabaya dikabarkan menipis akibat absennya sejumlah pemain akibat cedera dan pemusatan Timnas U-19.

Tercatat hanya tersisa tiga bek tengah saja yakni Hansamu Yama, Zoubairou Garba serta Rachmat Irianto saja, setelah Arif Satria dan M Syaifuddin masih dibekap cedera.

Belum lagi bek muda Rizky Ridho masih absen dalam persiapan Bajul Ijo karena sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-19 besutan Shin Tae-yong di Kroasia.

Tabiat Asli Adit Pradana Jayusman yang Bikin Umi Kalsum Kepincut, Calon Mantu Sosok Suami Idaman

Bruno Smith Positif Covid-19, Felipe Americo Optimistis Playmaker Arema FC Bakal Sembuh: Saya Yakin

Pemkab Sampang Prioritaskan Penambahan Fasilitas Ruang Tunggu Penumpang di Terminal Ketapang

Menanggapi situasi ini, Pelatih Persebaya Aji Santoso tidak panik karena menilai lanjutan kompetisi Liga 1 2020 masih belum ada kejelasan sampai hari ini.

Maklum, Liga 1 2020 sempat dijadwalkan kembali bergulir pada 1 Oktober, tapi batal karena PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi belum mendapat izin dari Polri.

Nia Ramadhani Kenang Sosok Ayah, Bahas Pesan Terakhir untuk Ardi Bakrie: Jangan Sakiti Anak Saya

Rincian Gaji ART Nia Ramadhani, Istri Ardi Bakrie Sebut Jumlah Gaji Lebih dari 13 Kali Dalam Setahun

MH Said Abdullah Bersilaturahmi dengan Kiai Ramdlan dan Kiai Ilyasi di Pondok Pesantren Sumenep

"Pemain belakang memang ada yang cedera tapi menurut saya cederanya tidak parah dan kompetisinya masih belum jelas, jadi tidak ada masalah," kata Aji Santoso (11/10/2020).

Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga mulai mengurangi intensitas latihan timnya dengan cara memberi waktu libur selama dua hari sejak 10 Oktober kemarin.

Diharapkan dengan mengatur ritme latihan timnya, maka mood pemainnya yang sempat 'down' akibat mundurnya kompetisi bisa normal seperti sedia kala.

"Kita liburkan karena untuk menjaga gairahnya pemainnya. Saya harus pandai-pandai mengatur ritme latihan," tutup mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved