Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bangkalan

Sempat Bersitegang, Massa Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja Akhirnya Masuk Gedung DPRD Bangkalan

Ratusan massa mahasiswa akhirnya berhasil memasuki Gedung DPRD Bangkalan dalam aksi demo menolak UU Cipta Kerja.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad (kemeja putih) menyambut kehadiran massa mahasiswa di Aula Rapat Paripurna Lantai II Gedung DPRD setempat terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ratusan massa mahasiswa dari berbagai elemen kemahasiswaan yang tergabung dalam Trunojoyo Bergerak akhirnya berhasil memasuki Gedung DPRD Bangkalan dalam aksi demo menolak UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020).

Upaya mahasiswa untuk merangsek masuk ke Gedung DPRD Bangkalan sempat terhenti ketika Dandim 0829, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo dan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, menghentikan laju pikap mahasiswa.

Mahasiswa berupaya memasuki Gedung DPRD Bangkalan karena kecewa pihak wakil rakyat tidak kunjung menemui ketika mereka bergantian menggelar orasi.

Baca juga: Massa Demo Tolak UU Cipta Kerja Disambut Lantunan Asmaul Husna saat Tiba di DPRD Bangkalan

Baca juga: BREAKING NEWS - Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gerbang Tol Jembatan Suramadu

Baca juga: Antrean Panjang di Pintu Masuk Jembatan Suramadu, Ada Blokade Jalan saat Demo Tolak UU Cipta Kerja

Situasi sempat tegang. Terjadi adu argumen hingga berujung negoisasi antara massa mahasiswa dan aparat keamanan.

Rama menegaskan, Polres Bangkalan tidak akan pernah bertindak represif sepanjang pelaksanaan aksi demontrasi berjalan aman dan tertib.

"Saya, Kapolres Bangkalan selaku penanggung jawab dan pemberi jaminan keamanan dalam rekan-rekan menyamaikan aspirasi hari ini," tegasnya.

Ia mengimbau massa mahasiswa tetap menjaga kondusifitas dalam melaksanakan aksi menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap Omnibus Law UU CIpta Kerja.

"Silakan sampaikan aspirasi dengan tertib dan aman, jaga kondusifitas Bangkalan. Saya siap memfasilitasi dengan maksimal," tegas Rama.

Baca juga: Achmad Fauzi Dapat Dukungan dari Banyak Kiai dan Ulama Berpengaruh di Sumenep, Ini Deretan Faktanya

Baca juga: Begal Sadis Sidoarjo Ditembak Polisi, Rampas Motor Lalu Hajar Korban Pakai Balok Kayu saat Beraksi

Rama akhirnya mempersilahkan mahasiswa memasuki Gedung DPRD Bangkalan. Itu setelah ada jaminan dari mahasiswa untuk tidak berbuat anarkis.

Massa mahasiswa memenuhi Ruang Rapat Paripurna di lantai II. Sejumlah anggota DPRD Bangkalan menemui masda dengan cara duduk di pelataran.

"Tolong sambungkan kami dengan DPR RI. Kita merdeka, bukan malah tertindas oleh pemimpin sendiri," ungkap seorang korlap aksi.

Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad akhirnya memenuhi tuntutan mahasiswa dengan menghubungkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani. (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved