Breaking News:

Polisi Tangkap Tersangka Narkoba Sumenep

BREAKING NEWS Polres Sumenep Bekuk 2 Tersangka Kasus Narkoba, Sita 0,79 Gram Sabu & Uang Rp 120 Ribu

Satresnarkoba Polres Sumenep menangkap dua tersangka kasus narkoba, Selasa (13/10/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Istimewa/TribunMadura.com
Untung Sugiarto dan Kusnaidi ditangkap setelah terlibat kasus narkotika jenis sabu, Selasa (13/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Satresnarkoba Polres Sumenep menangkap dua tersangka kasus narkoba, Selasa (13/10/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Pantauan TribunMadura.com, keduanya warga Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Dua orang tersangka kasus narkoba bernama Untung Sugiarto bin (43) H. Nawawi warga Desa Kombang dan Kusnaidi (42) warga Desa Essang.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, dua tersangka sama-sama warga Kecamatan Talango.

Mereka diduga kerap melakukan transaksi dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya Turun Drastis, Pemkot: Penanganan Covid-19 Alami Kemajuan

Baca juga: Pemkot Surabaya Semakin Intensif Gelar Razia Protokol Kesehatan hingga Menyisir Berbagai Lokasi

Baca juga: Kabupaten Sidoarjo Target Masuk Zona Kuning, Operasi Yustisi Bakal Lebih Masif di Kecamatan dan Desa

"Keduanya ditangkap di dalam rumah milik tersangka Untung, Desa Kombang," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Rabu (14/10/2020).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep mengungkapkan, barang bukti yang disita dari tersangka Untung berupa dua poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing 0,48 gram, 0,31 gram (berat keseluruhan ± 0,79 gram).

Selain itu, berupa satu buah bungkus rokok sebagai tempat menimpan sabu, dua) unit HP masing-masing merk Samsung warna Gold dan merk Nokia warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 120 ribu hasil penjualan sabu.

Untuk barang bukti yang disita dari tersangka Kusnaidi, di antaranya berupa seperangkat alat hisap terdiri dari sebuah bong terbuat dari botol plastik bekas merk minuman yang pada tutupnya terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan sedotan plastik warna putih dan pipet kaca yang diduga terdapat sisa sabu.

Selain itu ada satu buah korek api gas warna biru sebagai kompor dan satu unit HP merk Nokia warna biru kombinasi hitam.

"Keduanya dikenakan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved