Breaking News:

Arema FC

Lanjutan Liga 1 2020 Belum Dapat Restu dari Kepolisian, Arema FC Berharap Ada Alternatif Solusi

Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 berpotensi lagi-lagi tak mendapat izin dari pihak kepolisian.

Instagram/aremafcofficial
Pemain Arema FC - Lanjutan Liga 1 2020 Belum Dapat Restu dari Kepolisian, Arema FC Berharap Ada Alternatif Solusi 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Manajemen Arema FC buka suara terkait potensi lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang lagi-lagi tak mendapat izin dari pihak kepolisian.

"Kami patuh pada arahan pemerintah termasuk dari pihak keamanan," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (14/10/2020).

Meski bakal patuh dengan arahan serta putusan pemerintah dan pihak kepolisian, Arema FC berharap adanya komunikasi yang baik antar para petinggi, baik petinggi PSSI, Polri dan juga pemerintah.

Baca juga: Status Bruno Smith Belum Sah Jadi Pemain Arema FC, Kontrak Kerja Sama Tertunda Karena Virus Corona

Baca juga: Keadaan Terbaru Playmaker Arema FC Bruno Smith setelah Positif Corona, Kini Jalani Latihan Mandiri

Baca juga: Tegas di Lapangan, Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo Ternyata Jago Memasak, Ini Menu Andalannya

Baca juga: Kisah Unik Pemain Persebaya saat Rayakan Ulang Tahun, Harus Siap-Siap Lari sampai Dilempari Kencing

"Maka perlu ada ruang diskusi dan komunikasi dengan pihak kepolisian termasuk stakeholder lain dalam hal ini intitusi yang terkait dengan pengawasan dan penanganan Covid-19 juga protokol kesehatan," kata dia.

"Karena sepak bola sekarang menghidupi banyak orang," ujarnya.

Lebih lanjut Sudarmaji mengharapkan adanya solusi alternatif agar semua dapat berjalan, khususnya dalam bidang sepak bola.

"Minimal ada solusi alternatif agar dapur para pekerja di sepak bola terus mengepul. Jangan sampai ini menjadi beban negara," ungkap dia.

"Sementara perusahaan atau pemilik klub sudah memiliki itikad baik untuk bisa menerima dan jalankan arahan protokol kesehatan dan sanksinya bila ada pelanggaran," lanjutnya.

"Kami masih sangat percaya, negara punya solusi alternatifnya," jelasnya.(myu)

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved