Breaking News:

Berita Surabaya

Kronologi Anak 15 Tahun Saksikan Ayahnya Dibacok di Depan Mata, Korban Tewas di Depan Rumah Surabaya

Ach Suhandi (51) dibacok tetangganya sendiri di depan rumah yang terletak di Jalan Wonosari Wetan IIE/5 Surabaya dan disaksikan anaknya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Polisi memasang police line di rumah korban, lokasi kejadian pembacokan celurit di Jalan Wonosari Wetan, Surabaya, Jumat (16/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Unit Reskrim Polsek Semampir Surabaya tengah memburu MN, pelaku pembacokan tetangganya sendiri bernama Ach Suhandi (51) warga Jalan Wonosari Wetan IIE/5 Surabaya, Jumat (16/10/2020).

Polisi menyisir beberapa rumah keluarga dan kerabat pelaku yang ada di Surabaya.

MN kabur usai melampiaskan emosinya dengan membacokan celurit sebanyak tiga kali ke tubuh korban.

Akibatnya, korban terkapar berlumur darah dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Pembunuhan Sadis di Surabaya, Tetangga Bacok Wajah Pria 51 Tahun, Curiga Istri Direbut Korban

Baca juga: Pembangunan Tempat PKL Baru di Eks Rumah Sakit Lama Pamekasan Ditarget Selesai 25 Desember 2020

Baca juga: Profil dan Biodata Indra Priawan, Putra Bos Blue Bird yang Nikahi Nikita Willy, Pendidikan Mentereng

Aksi pembacokan itu bahkan disaksikan sendiri oleh MF bocah berusia 15 tahun, yang merupakan anak korban.

"Saat itu, korban sedang menyalakan sepeda motor mau berangkat kerja. Dari arah belakang muncul pelaku bawa senjata tajam jenis celurit dan langsung melakukan pembacokan itu," ujar Kapolsek Semampir, Kompol Agus Aryanto di Mapolsek Semampir, Jumat (16/10/2020).

Setelah menghabisi korban, MN lari dan bersembunyi.

"Saat ini masih dalam pengejaran. Di rumahnya sudah kosong, tapi identitasnya sudah jelas. Insya Allah mohon doanya agar segera tertangkap,"tambahnya.

Sementara itu, Arief, mantan ketua RW setempat menyebut jika rumah kakak MN sempat didatangi polisi.

"Setelah dicek di rumahnya tidak ada, polisi langsung ke rumah kakaknya di gang depan. Infonya tadi sempat ke sana. Tapi langsung kabur juga," kata Arief.

Baca juga: Razia Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020, Polres Pamekasan Ajak Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Baca juga: Lagi Musim Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Sekolah di Bangkalan Pantau Siswa via Google Meet

Baca juga: 12 ASN di Sampang Berebut Tiga Kursi Kosong Jabatan Kepala OPD, 2 Pelamar Dinyatakan Tidak Lolos

Arief juga tak menampik jika pelaku dan korban sempat beberapa kali beradu argumen.

Bahkan, keduanya sempat berkelahi dengan tangan kosong hingga dilerai warga.

"Motifnya saya tidak tahu. Kalau denger-denger ya cemburu. Sering bertengkar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved