Breaking News:

Berita Magetan

3 Penjual Ditangkap Saat Bawa 2.700 Liter Arak Jowo di Tol Ngawi-Madiun, Terancam 15 Tahun Penjara

Polres Magetan menyita 91 jeriken minuman beralkohol yang akan dibawa ke Madiun. 91 jeriken itu berisi 2.700 liter minuman keras jenis arak Jawa.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Kasat Reskrim AKP Ryan Wira Raja Pratama menunjukan keberhasilannya menangkap satu truk penuh minuman keras jenis arak Jowo (Arjo) yang dikemas dalam 90 jeriken, total berisi 2700 liter, kemudian ditutup terpal. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Polres Magetan, Jawa Timur, menyita 91 jeriken minuman beralkohol yang akan dibawa ke Madiun.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan, 91 jeriken itu berisi 2.700 liter minuman keras jenis arak jawa dan didatangkan dari Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Polisi Ribuan liter minuman keras itu dibawa menggunakan truk biru.

Polisi menghentikan truk tersebut di ruas tol Ngawi-Madiun.

Baca juga: Katalog Promo Indomaret 17 Oktober 2020, Ada Diskon Harga Beras, Minyak Goreng Filma hingga Camilan

Baca juga: Katalog Promo Alfamart 17 Oktober 2020, Diskon Harga Susu, Camilan hingga Deterjen Tinggal 2 Hari

Baca juga: Jadwal Acara TV Sabtu 17 Oktober 2020 Trans TV SCTV GTV RCTI NET TV TRANS7, Ada MotoGP, Liga Inggris

Polres Magetan mengamankan tiga pemuda.

Mereka adalah Agung Riyanto (28) warga Jalan Raya Dungus, Desa Mojopurno RT002/RW001, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Dwi Izzulhaq (19) warga JI. Ciliwung No. 85 RT050/RW015 Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun dan Erry Sunarno (42) warga sesuai KTP JI. Mastrip No. 26 B, Kelurahan Klegen RT 006/RW 002 Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, alamat kontrakan di Jalan Pandowo Kel./Desa Klegen Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

"Sesuai pengakuannya, dia dalam sebulan empat kali kulakan miras arjo dan di masukkan ke wilayah Madiun atau 2700 liter kali empat atau 10.000 liter lebih dalam sebulan memasok miras arjo ke wilayah hukum Madiun"kata Kapolres Magetan, Jawa Timur, AKBP Festo Ari Permana didampingi Kasat Reskrim AKP Ryan Wira Raja kepada Surya, Jumat (16/10).

Dikatakan Festo, miras arjo ini dibeli ketiga Madiun secara patungan, termasuk sewa truk, beli jirigen dari uang bertiga.

"Rupanya mereka bertiga ini memasok miras arjo ini sudah jadi pekerjaan. Makanya keuntungannya juga dibagi bertiga, jadi modal bertiga keuntungan juga dibagi bertiga,"ujar Kapolres Festo.

Menurut Festo, Tersangka ditangkap di ruas Jalan Tol Ngawi - Madiun tepatnya sebelum Rest Area KM - 597A termasuk Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Baca juga: Download Lagu MP3 Bukan PHO Liany Panmuma ft Aldo Bz DJ De Yang Gatal Gatal Sa Remix, Viral TikTok

Baca juga: Kompetisi Belum Jelas, Aji Santoso: Persebaya Surabaya Tetap Gelar Latihan hingga Sepekan Ke Depan

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Awas Jatuh Cinta Armada Full Bass Terbaru, Lagu Viral TikTok, Ada Video Musik

"Bertiga ditangkap saat perjalanan pulang dari wilayah Bekonang, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo menuju ke wilayah Kabupaten Madiun",kata Kapolres Festo.

Ketiga tersangka, lanjut Festo, berangkat dari Madiun dengan menggunakan sarana 1 (satu) unit truk merk Hyundai tipe HD-MT Nomor Polisi AE 8834 B, tahun 2002 warna biru, ketiga tersangka membeli 90 (sembilan puluh) jerigen, yang akan diduga diisi minuman keras jenis arak jawa sebanyak 2700 liter, minuman keras jenis arjo yang dibeli seharga Rp 250 ribu, sehingga total uang yang digunakan membeli miras arjo itu sebanyak Rp 22.500.000.

"Minuman keras jenis arak jowo itu diedarkan di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya, dengan harga per jerigen berisi 30 liter sebesar Rp 385.000. Lumayan juga pendapatan mereka per bulan klo setiap bulan, empat kali dengan sekali kirim 2700 liter atau 90 jirigen,"kata Festo

Dijelaskan AKBP Festo, peran ketiganya berbeda beda. Karena itu pasal yang disangkakan berbeda.

"Tapi umumnya pasal yang dikenakan pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 ttg Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800.000.000,- dan paling banyak Rp 8.000.000.000,"tandas Kapolres Magetan, Jawa Timur, AKBP Festo Ari Permana didampingi Kasat Reskrim AKP Ryan Wira Raja.(tyo).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved