Breaking News:

Pelaku Pembacokan Tertangkap di Madura

BREAKING NEWS - Pelaku Pembacokan Sadis Tetangga di Wonosari Surabaya Akhirnya Tertangkap di Madura

Pelaku pembacokan sadis terhadap Ahmad Suhandi (51) berusia 51 tahun yang merupakan tetangganya sendiri ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Ach Suhandi (51) terkapar berlumur darah di depan rumahnya sendiri jalan Wonosari Wetan IIE/5 Surabaya, Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 09.30 WIB. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Unit Reskrim Polsek Semampir Surabaya menangkap pelaku pembacokan sadis terhadap Ahmad Suhandi (51) berusia 51 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

Pelaku melakukan aksi pembacokan di depan anak korban, Jumat (16/10/2020) pagi.

Setelah melakukan aksi pembacokan, pelaku langsung kabur.

Baca juga: Download Lagu MP3 Coco Lense Ft Melandy Jacobus - Expayer, 5 Tahun Bertahan Tak Ada Kepastian

Baca juga: Download Lagu MP3 Satu Nama Tetap Dihati Kalia Siska versi Reggae SKA, Satu Rasa Dalam Satu Cinta

Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pilkada Surabaya 2020 Sebanyak 2.089.027 Pemilih

Ternyata pelaku merupakan seorang warga Wonosari Wetan II E Surabaya bernama Mat Nadin dan berusia 60 tahun.

Kebenaran penangkapan pelaku itu disampaikan salah seorang petugas opsnal yang tak ingin namanya disebut.

"Iya benar, sudah tertangkap dan dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, semalam," kata petugas tersebut.

Sementara itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum juga membenarkan penangkapan tersebut.

"Iya sudah tertangkap," singkat AKBP Ganis Setyaningrum, Sabtu (17/10/2020).

Sebelum terjadi pembunuhan, keduanya sempat cekcok karena dugaan motif asmara.

Pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit langsung membacok korban di bagian dada, lengan dan wajah hingga korban alami luka parah di sekujur tubuhnya.

Baca juga: Daftar Kekayaan Indra Priawan yang Nikahi Nikita Willy, Dari Perusahaan Taksi hingga Bisnis Properti

Baca juga: Sumber Uang Indra Priawan, Suami Nikita Willy Tak Cuma Bos Blue Bird, Bisnisnya Tak Sembarangan

Baca juga: Rayuan Maut Dukun Palsu Bikin Anak di Bawah Umur Mau Diajak ke Kamar, Jimat Pelindung Jadi Pemicu

“Korban sempat mau masuk ke rumahnya mungkin mau ambil senjata. Tapi pelaku terus merangsek membacok di bagian dada sampai perut, hingga usus korban keluar dan tewas di tempat,” terang Arif, mantan Wakil Ketua RW setempat.

Setelah melakukan aksi sadisnya, pelaku yang bekerja sebagai juru parkir di Pasar Maling Wonokromo, langsung melarikan diri ke rumah kakaknya di Jl Wonosari Wetan II C.

“Tadi petugas (Polisi) langsung mendatangi rumah kakaknya, tapi sudah tutup. Kemungkinan besar melarikan diri ke Sampang, Madura,” tambahnya.

Arif juga menyatakan, kuat dugaan aksi pembunuhan tersebut dilandasi rasa cemburu sejak 10 tahun lalu.

“Motifnya cemburu, namun tidak terbukti. Meski pernah dimediasi, mereka masih sering cekcok dan sempat mau berkelahi. Namun warga selalu berhasil melerai, sampai akhirnya tadi pagi ini,” pungkas Arif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved