Breaking News:

Wabah Virus Corona

Vaksin Covid-19 Bakal Dimulai November 2020, Jawa Timur Masuk Tiga Prioritas, Khofifah Tunggu Surat

Dalam pengadakan vaksin Covid-19 ini, pemerintah pusat dikabarkan akan memprioritaskan untuk tiga provinsi di Indonesia, salah satunya Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Aqwamit Torik
Freepik.com
Ilustrasi vaksin virus corona 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Pemerintah pusat sedang mengupayakan untuk menggalakkan penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Rencananya vaksin ini akan dimulai pada bulan Nobember 2020. 

Dalam pengadakan vaksin ini, pemerintah pusat dikabarkan akan memprioritaskan untuk tiga provinsi di Indonesia, salah satunya Jawa Timur. 

Hal itu sebagaimana disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Sabtu (17/10/2020).

Namun sampai saat ini terkait teknis pembagian vaksin tersebut belum jelas disampaikan pada Pemprov Jatim.

Baca juga: Bule Rusia Heran Kebiasan Warga Indonesia, Mulai Soal Mandi Hingga Pakai Baju Tidur ke Toko

Baca juga: Mat Nadin Akui Puas Usai Lakukan Carok ke Korban, Rasa Dendam Masih Terpancar, Simak Kronologinya

Baca juga: Nikita Mirzani Pernah Telanjang di Depan Gofar Hilman: Dia Diam, Kalau Laki Lain Pasti Udah Disergap

“Terkait vaksin ini kita menunggu pemerintah pusat. Saya dengar Jatim menjadi satu dari tiga provinsi yang mendapatkan prioritas vaksin ini. Tapi setelah klir ada surat resmi dari pemerintah kita dapat berapa, maka kita baru bisa sampaikan,” kata Khofifah

Berdasarkan penjelasan dari pemerintah pusat, penyuntikan vaksin di Indonesia akan dilakukan secara bertahap sampai akhir tahun 2020. Tahap pertama akan ada vaksin untuk 50 juta dosis vaksin

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini tren perkembangan Covid-19 di Jatim terus menurun. Data terakhir total kasus Covid-19 di Jatim 48.452 kasus dengan kasus aktif 2.804 orang atau 5,78 persen. 

Sedangkan untuk kasus meninggal karena Covid-19 di Jawa Timur terus menurun, dimana case fatality rate di Jatim 7,26 persen dengan kumulatif kasus meninggal sebesar 3.516 orang. Dan untuk case recovery rate Covid-19 Jawa Timur ada sebanyak 86,96 persen. Dengan kumulatif kasus sembuh di Jawa Timur mencapai 42.312 orang. 

Selain itu, dalam pengendalian Covid-19 Jatim terus dilakukan dengan yustisi. Sampai saat ini yustisi dilakukan 74.694 titik di seluruh wilayah Jatim, dan telah memberikan penindakan 1.061.014 orang. Mulai dari teguran, denda administrator hingga melakukan kerja sosial. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved