Breaking News:

Berita Sampang

Angka Kemiskinan di Kabupaten Sampang Madura Mengalami Penurunan Setiap Tahun

Setiap tahun jumlah kemiskinan di Kabupaten Sampang semakin berkurang, Minggu (18/10/2020).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kantor Badan Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang, Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Setiap tahun jumlah kemiskinan di Kabupaten Sampang semakin berkurang, Minggu (18/10/2020).

Terbukti, dari persentase data miskin di Sampang sejak 2011 hingga 2019 mengalami penurunan.

Melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang, mulai 2011 angka kemiskinan di Sampang mencapai 267,48 ribu jiwa atau 30,21 persen dari jumlah penduduk.

Baca juga: Bukti Keseriusan dengan Alyssa Daguise, Al Ghazali Minta Izin Orang Tua Sang Pacar: Pasti Nikah Dong

Baca juga: Lihat Tatapan Sinis dari Orang Lain di Warkop, Pria Malang Pepet Motor, Serang Korban Pakai Celurit

Baca juga: Tahun 2020, Pengembangan Wisata Terfokus di Pantai Lon Malang Kabupaten Sampang Madura

Kemudian, 2012 ada 253,43 ribu jiwa (27,97 %), 2013 ada 248,17 ribu jiwa (27,08 %), 2014 berjumlah 239,60 ribu jiwa (25,80 %), 2015 berjumlah 240,35 ribu jiwa (25,69 %).

2016 berjumlah 227,80 ribu jiwa (24,11 %), 2017 berjumlah 225,13 ribu jiwa (23,56 %), 2018 berjumlah 204,82 ribu jiwa (21,21 %), dan 2019 berjumlah 202,21 ribu jiwa (20,71 %).

"Untuk data kemiskinan di tahun 2020 masih belum keluar dari pemerintah pusat, kemungkinan akhir tahun nanti data akan keluar," kata Kasi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang, Nur Amin.

Ia menambahkan, penyebab masih banyaknya angka kemiskinan di Sampang karena masyarakat mayoritas bekerja di sektor pertanian dengan pola manual.

Petani di Sampang masih mengandalkan kondisi alam yang tidak menentu sehingga kemajuannya lambat.

Menurutnya, angka kemiskinan di Kabupaten Sampang didominasi di daerah pedesaan terutama, perbukitan.

Baca juga: Nikita Mirzani Pernah Telanjang di Depan Gofar Hilman: Dia Diam, Kalau Laki Lain Pasti Udah Disergap

Baca juga: Puaskan Hasrat Seksual, Nikita Mirzani Akui Main Sendiri: Kalau Ada Robot di Jepang Mungkin Aku Beli

Baca juga: Nikita Mirzani Akui Otaknya Terletak di Payudara, Langsung Perlihatkan Miliknya ke Atta Halilintar

"Untuk memajukan pengelolaan pertanian harus berkaca di daerah lain, tentuntunya menggunakan sistem modern guna mempercepat petani dalam mengelola" ujarnya.

"Dengan begitu perolehan petani akan maksimal begitupun dengan pendapatannya," imbuh dia.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, M. Nashrul menyampaikan, dalam mengatasi kemiskinan di wilayah kerjanya pihaknya memiliki sejumlah program bantuan.

Kemudian yang paling terpenting yakni, memberikan program pelatihan kerja kepada masyarakat Sampang setiap tahunnya.

"Namun, ditengah pandemi Covid-19 program pelatihan ditiadakan karena anggarannya direlokasikan ke penanganan, tahun depan kami adakan lagi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved