Berita Ponorogo

9 Kecamatan di Ponorogo Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada selama Terjadi La Nina

Pergantian musim kemarau ke musim penghujan selalu diikuti fenomena La Nina di Samudera Pasifik yang membuat intensitas hujan menjadi naik.

istimewa
ilustrasi - 9 Kecamatan di Ponorogo Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada selama Fenomena La Nina 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - BPBD Ponorogo mulai siaga bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor serta puting beliung, memasuki musim pancaroba Oktober 2020 ini.

Siklus tahunan pergantian musim kemarau ke musim penghujan selalu diikuti fenomena La Nina di Samudera Pasifik yang membuat intensitas hujan menjadi naik berkali-kali lipat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, ada 9 kecamatan di Kabupaten Ponorogo yang rawan terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Pamekasan Diguyur Hujan Deras Disertai Angin Kencang, 4 Pohon Tumbang dan Satu Tiang Listrik Patah

Baca juga: Sampang Kembali Terima Penghargaan Opini WTP dari Kementerian Keuangan, Diberikan Gubernur Jatim

Baca juga: Tangis Bayi Gegerkan Warga Probolinggo saat Cari Kayu, Mustakim Kaget Ada Bayi Tanpa Busana di Tanah

"9 Kecamatan di Ponorogo yang diprediksi bakal terdampak bencana ini adalah Kecamatan Ngebel, Ngrayun, Slahung, Sokoo, Pulung, Badegan, Sambit, Sawoo, dan Pudak," kata Budi, Senin (19/10/2020).

Budi menambahkan, untuk mendeteksi sejak awal terjadinya bencana sejumlah alat antisipasi mulai disiagakan. Di antaranya Early Warning System (EWS), Ekstensometer, dan rambu-rambu rawan bencana.

"Semual alat sudah terpasang dan ready. EWS di beberapa sungai besar, Ekstensometer di Ngebel, Ngrayun, Pulung, dan Slahung juga sudah terpasang," ungkapnya.

Selain itu, pemangkasan pohon-pohon tinggi juga dilakukan untuk mencegah timbulnya korban jiwa.

Baca juga: Unik, Lima Pria di Jember Punya Nama Tuhan, Tinggal di 5 Kecamatan Berbeda, Tahun Lalu Ada 6 Orang

Baca juga: Jerit Penjual Jajanan Sekolah saat Pandemi, Omzet Turun Karena Siswa PJJ, Kini Sering Pulang Malam

Kepada warga Kabupaten Ponorogo, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, ia juga mengimbau agar memantau cuaca di sekitarnya dan tanggap mengantisipasi munculnya bencana.

Jika perlu, segera tinggalkan rumah bila melihat potensi bencana alam akan muncul.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved