Breaking News:

Berita Surabaya

Mobil Toyota Avanza 'Terbang' saat Melintas di Air Mancur Alun-Alun Suroboyo, Begini Keadaan Sopir

Mobil Toyota Avanza bernopol N 1506 DM mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pemuda Kota Surabaya.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Pemuda, Kota Surabaya, Selasa (20/10/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Pemuda, tepatnya di sebuah air mancur Alun-alun Suroboyo, Selasa (20/10/2020) pukul 02.00 dini hari.

Kecelakaan itu melibatkan mobil Toyota Avanza berwarna silver bernopol N 1506 DM hingga mengalami rusak parah. 

Menurut Purwanto, anggota Satpol PP yang saat itu bertugas di sekitar jalan tersebut, mobil melaju kencang dari arah timur menuju barat, sehingga menyebabkan oleng. 

Baca juga: Demo UU Cipta Kerja di Gedung DPRD dan Balai Kota Malang, Ribuan Personel TNI/Polri Siaga di Lokasi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Kemungkinan Dilakukan Desember 2020, Satgas Tunggu Petunjuk Pusat

Baca juga: Layanan Rapid Test dan PCR di Maspion Square Diresmikan, Tarif Cek Covid-19 Cuma Rp 90 Ribu

"Terdengar suara sangat keras," kata dia.

"Setibanya di sekitar air mancur mobil tersebut sampai terbang melintasi air mancur," ujarnya. 

Sementara itu, anggota Satlantas Polsek Genteng, Aiptu Antok Budi menjelaskan, mobil terhenti sejauh lima meter dengan kondisi terguling. 

Dari keterangan yang diterimanya juga, pengemudi mengaku menghindari motor saat hendak belok ke arah Jalan Yos Sudarso. 

"Tadi ngakunya menghindari motor. Dia juga mengaku mengantuk. Mau pulang ke Hotel katanya," jelasnya. 

Akan tetapi, informasi yang didapat di lokasi, pengemudi asal luar Kota Surabaya itu diduga kuat dalam kondisi terpengaruh minuman keras. 

Baca juga: 9 Kecamatan di Ponorogo Rawan Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada selama Terjadi La Nina

Baca juga: Sampang Kembali Terima Penghargaan Opini WTP dari Kementerian Keuangan, Diberikan Gubernur Jatim

Hal ini diperkuat dari gerak gerik korban yang terlihat ketakutan.

"Tunggu perkembangan," pungkas Antok.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved