Breaking News:

Berita Surabaya

Sulit Mendapatkan Pekerjaan di Tengah Pandemi Covid-19, Edy Purnomo Terpaksa Jual Sabu di Surabaya

Penangkapan dilakukan setelah Edy Purnomo terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu dengan paket hemat di Sukomanunggal Baru Selatan PJKA 49 Surabaya.

Istimewa
Edy Purnomo (44) warga Kejawan Gebang II yang tinggal di Sukomanunggal Baru Selatan PJKA 49 Surabaya ini terpaksa berurusan dengan polisi. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya menangkap seorang pria bernama Edy Purnomo (44) warga Kejawan Gebang II yang tinggal di Sukomanunggal Baru Selatan PJKA 49 Surabaya.

Penangkapan dilakukan setelah Edy Purnomo terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu dengan paket hemat di sekitar tempat tinggalnya.

Dari tangan Edy Purnomo, pihak kepolisian menemukan 18 poket sabu sisa edar seberat 6,45 gram.

Baca juga: Cerita Pilu Kekeyi Pernah Diolok Anak Haram dan Tak Punya Orangtua, Menangis Kencang: Aku Benci Ayah

Baca juga: BREAKING NEWS - Mahasiswa Pamekasan Demo ke Dispendukcapil, Tuntut Transparansi Pembayaran Denda

Baca juga: Tergolek Lemas Pasca Diberi Obat Bius, Nikita Mirzani Panik Ditelepon Gofar Hilman: Beb Iya Ngapain?

Katimsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Yudhy Saeful Mamma mengatakan jika penangkapan Edy dilakukan setelah anggotanya melakukan penyelidikan beberapa hari di sekitar tempat tinggal tersangka.

"Kami profiling. Melakukan penyelidikan usai mendapat informasi masyarakat. Selanjutnya, saat kami yakin tersangka menyimpan narkotika jenis sabu, kami lakukan penggerebekan di kamarnya," kata Iptu Yudhy Saeful Mamma, Kamis (22/10/2020).

Perwira asal Makassar itu juga mengatakan jika Edy memang telah menjadi target operasinya selama ini.

"Tersangka punya beberapa tempat tinggal. Kos dan berpindah-pindah," lanjutnya.

Setelah mendapati barang bukti sabu dan rekapan penjualan, Edy Purnomo lalu digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk dikembangkan.

"Kami masih melakukan interogasi dan pendalaman untuk mengembangkan dari mana asal barang sabu itu didapat tersangka," tandasnya.

Sementara itu, Edy Purnomo mengaku menjual paket sabu seudah sejak enam bulan lalu.

Baca juga: Download Lagu MP3 Korban Janji DJ Remix Full Bass dari DJ Opus, Kowe Lunga Pas Aku Sayang-sayange

Baca juga: 527 Mahasiswa IAIN Madura Menerapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat pada Prosesi Wisuda Online

Baca juga: Download Lagu MP3 Siapa Benar Siapa Salah Gita Youbi, Viral di TikTok, Sekejam Itu Kau Fitnahkan

Ia mengaku terpaksa karena susah mendapat kerja apalagi saat pandemi corona.

"Ya jamannya susah gini. Mau cari penghasilan gak punya keterampilan. Akhirnya terpaksa jualan sabu,"akunya.

Satu poket sabu itu dibanderol dengan harga Rp 250 ribu.

"Per satu poket 250. Kalau total satu gram itu bisa untung 400 ribuan. Itu seminggu sudah habis. Kadang kurang dari seminggu sudah habis. Jualnya ke teman-teman sendiri," tandas tersangka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved